Obat-obatan Ini Bisa Menghambat Terjadinya Kehamilan

Kandungan pada obat-obatan, bisa sangat memengaruhi kondisi hormon calon ibu dan ayah.

Mutia
| 10 Agustus 2018 19:44

Dream - Kondisi kesehatan tubuh merupakan hal yang sangat penting saat merencanakan kehamilan. Jika Sahabat Dream saat ini tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu dan tak kunjung hamil, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

Kandungan pada obat-obatan, bisa sangat memengaruhi kondisi hormon. Terutama hormon pada calon ibu. Cobalah lebih cermat mengetahui efek dari obat-obatan yang dikonsumsi.

" Siklus menstruasi perempuan 'dikontrol ketat' oleh interaksi antara otak, ovarium, dan rahim. Masalah kesehatan atau pengobatan bisa menganggu siklus interaksi tersebut dan berdampak buruk pada ovulasi serta kesuburan," ujar Alan Copperman, MD, Direktur Endokrinologi Reproduksi di Icahn School of Medicine, Mount Sinai, New York.

Untuk itu penting bagi pasangan, baik calon ibu maupun calon ayah, mengkonsultasikan dengan dokter terkait efek obat yang dikonsumsi saat sedang merencanakan kehamilan. Ada beberapa obat yang diketahui bisa berdampak buruk pada kesuburan.

Obat-obat tersebut antara lain NSAID (obat anti-inflamasi non-steroid). Beberapa laporan menunjukkan bahwa NSAID seperti Motrin atau Advil dapat berdampak pada ovulasi.

" Ini (NSAID) dapat mengganggu ovulasi, khususnya kemampuan sel telur untuk dilepas oleh indung telur," ujar Jason Griffith, dokter spesialis kandungan dan pakar Endokrinologi Reproduksi di Houston Fertility Institute.

Obat lainnya adalah obat-obatan herbal yang formulasi di dalamnya tidak diketahui secara jelas. Bisa jadi mengandung zat yang berdampak buruk pada hormon kesuburan.
Obat antidepresan serta obat epilepsi juga bisa memengaruhi kondisi hormon dan siklus menstruasi.


Sumber: Parents

Museum NU di Surabaya Dijadikan Posko Prabowo-Sandi?

Jangan Lewatkan