Minim Trauma, Enno Lerian Ceritakan Persalinan Anak Keempat

Hanya dua jam setelah rangsangan induksi diberikan, bayinya lahir.

Mutia Nugraheni
| 14 Desember 2017 10:03

Dream - Enno Lerian memiliki 'ajudan' baru. Anak keempatnya yang berjenis kelamin laki-laki baru lahir pada Minggu 10 Desember 2017 kemarin. Bayi lucu itu ia beri nama Gema Tyaga Soesetyo.

Dengan kehadiran Gema, berarti Enno jadi yang paling cantik dalam keluarga, karena 3 anak sebelumnya juga berjenis kelamin laki-laki. Dalam proses persalinan Aga, panggilan sayangnya,
Enno mengungkap kalau jauh lebih rileks dan minim trauma. Hal tersebut diungkapkan istri Priambodo Soesetyo ini dalam akun Instagramnya.

 

Setiap persalinan itu meninggalkan cerita dan kesan yang berbeda, berbekal pengalaman sebelumnya aku sih punya harapan persalinan kali ini jauh lebih indah dan jauuuuh dari trauma, kata siapa hamil kesekian bisa bikin persalinan lebih mudah, memang sih asal kitanya punya ‘bekal’ dan minimal tahu deh bagaimana proses persalinan itu berjalan.. persalinan ketigaku penuh trauma, 35 jam kontraksi, efek sakitnya panjang, dan tahu kan efek trauma itu bisa bikin depresi.. Nah melalui instagram aku mau share nih pentingnya kita sebagai seorang ibu atau calon ibu yang sedang hamil untuk membekali diri tentang bagaimana proses persalinan terjadi, sungguh persalinan adalah sebuah kejadian yang efeknya besar banget buat kita seorang ibu.. Persalinan keempat aku memutuskan untuk membekali diri, gak mau trauma lagi, maunya persalinannya berjalan dengan indah dan Alhamdulillahnya aku ketemu dengan tim @amanibirth.id Tim Amani membekali aku dan suami tentang proses persalinan, ada @mamakreatips yg selalu memantau nutrisi yang aku konsumsi, bukan itu aja aku juga belajar dan melatih nafas, belajar latihan latihan agar tubuh ini siap saat persalinan datang dengan @rika.widjono dan yang paling utama mereka mendampingi aku dari sewaktu hamil sampai proses persalinan terjadi seperti mak @margreats yang setia nemenin diruang bersalin nemenin sampe ngajak bercanda canda, apapun dilakukan agar aku nyaman saat kontraksi datang.. Bukan hanya itu saja, didalam grup amani masih banyak sebenarnya yang juga membantu dan mensupport aku tapi memang kitanya belum dikasih kesempatan ketemu langsung.. Intinya sih aku dan @dogdaytime ngerasain betul bahwa dengan membekali diri tentang proses persalinan bersama tim @amanibirth.id membuat proses kali ini berjalan dengan lancar tanpa trauma seperti yang aku harapkan.. Terima kasih sekali lagi buat tim @amanibirth.id yaaa â�¤ï¸ï¿½â�¤ï¸ï¿½â�¤ï¸ï¿½â�¤ï¸ï¿½ #keluargasoesetyo #ennolerian #amanibirth

A post shared by Enno Lerian (@ennolerian_) on

"Persalinan ketigaku penuh trauma, 35 jam kontraksi, efek sakitnya panjang, dan tahu kan efek trauma itu bisa bikin depresi. Nah melalui instagram aku mau share nih pentingnya kita
sebagai seorang ibu atau calon ibu yang sedang hamil untuk membekali diri tentang bagaimana proses persalinan terjadi, sungguh persalinan adalah sebuah kejadian yang efeknya besar
banget buat kita seorang ibu," tulis Enno.

Sejak hamil, Enno dan sang suami mengikuti kelas persiapan persalinan. Pasangan ini membekali diri dengan banyak informasi soal persalinan minim trauma atau gentle birth. Enno juga berusaha untuk mengonsumsi asupan kaya nutrisi dan belajar teknik pernapasan demi mengelola rasa sakit kontraksi.

"Persalinan keempat aku memutuskan untuk membekali diri, gak mau trauma lagi, maunya persalinannya berjalan dengan indah," ungkap Enno.

Memasuki usia kandungan mencapai 41 minggu, dokter Enno menyarankan untuk dilakukan induksi karena bayi harus segera dilahirkan. Induksi pun dilakukan. Hanya butuh waktu tak sampai 2 jam setelah induksi diberikan, Aga lahir dengan selamat.

"Aku memilih banyak gerak sambil ngontrol nafas, gak lama kemudian ketuban pecah dan dicek sudah pembukaan 7 dan langsung dibawa ke ruangan bersalin, persis jam 4,59 alias jam 5 kurang Aga akhirnya lahir dengan selamat deh..," cerita Enno.

 

Putus dari Kaesang, Felicia Tissue Menyinggung Keluarga Presiden

Jangan Lewatkan