Menguak Mitos Seputar Program Bayi Tabung

Anda mungkin pernah mendengar beberapa informasi tentang bayi tabung. Jangan sampai terjebak mitos, ketahui fakta-faktanya.

Mutia Nugraheni
| 3 April 2017 08:04

Dream - Program bayi tabung jadi salah satu solusi bagi pasangan yang sudah bertahun-tahun belum dikaruniai momongan. Banyak pasangan yang berhasil mendapat momongan setelah menjalani program ini.

Untuk program bayi tabung memang dibutuhkan biaya dan usaha serta kekompakan dari pasangan. Dengan teknologi kedokteran yang kian canggih, bayi tabung ini jadi solusi yang sangat menjanjikan. Anda mungkin pernah mendengar beberapa informasi tentang bayi tabung. Jangan sampai terjebak mitos, ketahui fakta-faktanya.

" Harus istirahat total setelah embrio ditransfer"
Fakta: Salah. Anda tidak harus bed rest setelah embrio transfer dalam rahim. Menurut dokter Glenn Schattman, professor di Weill Medical College of Cornell University di New York, ungkapan tersebut salah.

Bahkan penelitian di Mesir menemukan bahwa perempuan yang istirahat total setelah menerima embrio memiliki keberhasilan mengandung yang rendah dibandingkan yang kembali melakukan rutinitasnya.

" Melatonin bisa meningkatkan kualitas sel telur"
Fakta: Benar, tapi harus hati-hati. Penelitian di Jepang pada 2010 menemukan bahwa melatonin yang biasanya digunakan sebagai obat tidur, bisa meningkatkan kualitas sel telur. Pada Journal of Ovarian Research juga terungkap bahwa melatonin mempunyai potensi untuk pengobatan kesuburan. Tapi sebelum menggunakannya, bicarakan kepada dokter Anda terlebih dahulu.

" Pengobatan herbal bisa membantu program bayi tabung"
Fakta: Salah. Tidak ada yang menunjukkan bahwa obat-obatan herbal aman digunakan ketika Anda sedang mencoba hamil. Suatu penelitian di Denmark menemukan bahwa perempuan yang menggunakan obat-obatan herbal menurunkan kesempatannya untuk mengandung sebanyak 30 persen. Belum lagi ditambah fakta banyak obat-obatan herbal yang mengandung merkuri dan tidak dijamin keamanannya.

" Diet spesial bisa meningkatkan kesempatan untuk hamil"
Fakta: Salah. Tidak ada bukti seperti jangan makan nanas atau gluten akan meningkatkan kesempatan untuk mengandung. Para ahli merekomendasikan yang paling penting adalah agar menjaga kesehatan tubuh. Menjaga berat badan agar tetap dalam posisi yang normal juga penting karena dapat mempengaruhi kesuburan.


Laporan Gemma Fitri Pubaya


Sumber: Parents

 

9 Potret Aquene, Putri Sultan Djorghi yang Hafal Al-Quran

Jangan Lewatkan