Puting Lecet Saat Menyusui Tak Boleh Dianggap Sepele

Puting yang lecet sangat menyakitkan bagi ibu dan dapat menganggu aktivitas.

Elvira F Saudi
| 5 Oktober 2021 14:36

Dream - Fase menyusui merupakan momen berharga bagi ibu dan bayi. Bukan hanya memberikan nutrisi, tapi menciptakan ikatan emosional. Banyak ibu, terutama ibu baru menghadapi banyak keluhan di fase ini. Mulai dari puting yang kering dan pecah-pecah sampai adanya lecet di sekitar puting.

Hal ini biasa disebut juga cracked nipple. Kondisi ini kerap menganggu para ibu saat proses  menyusui karena menyakitkan dan mengganggu ketika anak sedang menyusui.

" Cracked nipple perlu segera diatasi karena proses menyusui, seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk ibu dan bayi," kata dr. Ferry Darmawan, SpOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dalam acara Momami Mom Virtual Launching, beberapa waktu lalu. Virtual Launching Momami

Hal paling umum yang menyebabkan lecet adalah posisi dan pelekatan saat proses menyusui tidak sempurna. Hal ini juga dijelaskan oleh Citra Ayu Mustika selaku content creator dan konselor laktasi.

" Biasanya penyebab puting lecet adalah karena posisi dan pelekatan menyusui kurang tepat." kata Citra.

Selain itu, terkadang anatomi mulut bayi, seperti tounge-tie, atau lip-tie juga mempengaruhi kemungkinan lecet pada puting. Perlu diperhatikan, kondisi puting lecet jangan sampai didiamkan, ya Sahabat Dream. Karena hal ini bisa juga memicu sariawan pada bayi.

Selanjutnya :

Cara mengatasi Cracked Nipple

Bakal Dipolisikan Dugaan Lecehkan Agama, Nikita Mirzani Ancam Laporkan Balik

Jangan Lewatkan