Masalah Kulit yang Sering Dialami Bayi Baru Lahir

Bayi yang baru lahir memiliki kondisi kulit yang berbeda dengan orang dewasa.

Mutia
| 5 Desember 2018 16:11

Dream - Kulit bayi baru lahir cenderung terlihat sangat tipis dan rapuh. Muncul masalah sedikit saja, akan langsung terlihat kemerahan bahkan sampai mengelupas. Banyak orangtua yang panik dengan kondisi tersebut.

Sebenarnya, bayi yang baru lahir memiliki kondisi kulit yang berbeda dengan orang dewasa. Beberapa masalah yang muncul merupakan hal normal dan tak perlu menimbulkan kepanikan. Apa saja?

Jerawat
Muncul jerawat atau bintik merah pada wajah bayi dan jumlahnya cukup banyak. Umumnya, jerawat tersebut akan menghilang seiring waktu.

Cutis marmorata
Merupakan kondisi kulit tampak seperti marmer biru muda ketika terkena suhu dingin. Hal ini tidak serius dan akan mereda seiring pertambahan usia bayi.

Eritema toksikum
Ruam dan bercak merah yang kerap terjadi pada bayi baru lahir. Beberapa memiliki benjolan kuning atau putih yang keras yang dikelilingi oleh kemerahan. Ruam cenderung datang dan pergi di berbagai bagian tubuh.

Kondisi kulit ini biasanya terjadi di hari kedua setelah lahir. Bisa juga muncul hingga dua minggu pertama. Tak ada pengobatan khusus karena berangsur-angsur akan hilang.

Milia
Semacam lemak seperti jerawat putih yang banyak tumbuh di wajah bayi yang baru lahir. Bintik putih ini akan menghilang dengan sendirinya.

Vernix
Merupakan zat putih berminyak yang melapisi dan melindungi kulit bayi di rahim ibu. Beberapa bayi dilahirkan dengan banyak vernix yang masih menempel di kulit mereka. Tidak berbahaya dan bisa dibilas dengan air. Kehilangan vernix dapat menyebabkan kulit terkelupas selama minggu pertama setelah lahir. Hal ini normal dan akan hilang dengan sendirinya.

Sumber: NCBI

Hoaks Teror Bom di Reuni 212

Jangan Lewatkan