Latihan Penting Agar Si Kecil Tak Jalan Jinjit

Anak yang sering berjalan jinjit berisiko besar mengalami masalah dalam hal keseimbangan.

Mutia Nugraheni
| 9 Oktober 2017 16:07

Dream - Gerakan jalan sambil berjinjit sering dilakukan anak-anak. Banyak yang mengira hal ini akan hilang dengan sendirinya dan bukan masalah yang besar.

Tapi ternyata, anak yang sering berjalan jinjit berisiko besar mengalami masalah dalam hal keseimbangan. Sistem keseimbangan atau vestibular ini terbentuk dalam tubuh anak yang membawa pesan mengenai pergerakan anak pada otak.

Jalan berjinjit bisa jadi indikasi adanya masalah dalam kerja sistem tersebut. Baca selengkapnya di Balita Sering Jalan Jinjit, Pertanda Gangguan Keseimbangan.

Coba perhatikan kebiasaan si kecil setiap hari. Jika memang sering jalan jinjit segera konsultasi dengan dokter tumbuh kembang anak. Nantinya, latihan berikut bisa mengurangi kebiasaan
jalan jinjit pada anak sebagai bagian dari terapi.

Sandal jepit
Sandal jepit dapat mengurangi kebiasaan berjinjit pada anak. Sandal jepit didesain untuk melapisi bagian tumit hingga ujung jari, sehingga dapat meningkatkan kemampuan anak dalam
berjalan normal.

Berbaris
Berbaris dan menginjak merupakan gerakan yang mengharuskan seluruh bagian kaki untuk menapak permukaan. Jadikan hal ini dalam bentuk sebuah permainan. Putarkan lagu untuk
mengiringi gerakan. Dengan begini, anak akan melupakan kebiasaan berjinjitnya.

Memanjat
Berlari ke arah puncak bukit dapat merangsang otot kaki mengarah ke atas. Mereka juga bisa berguling dan berseluncur. Aktivitas ini dapat membantu mengurangi jalan berjinjit.

Sepatu
Berikan sepatu yang berbunyi bila diinjak. Ini akan merangsang anak untuk menapakkan seluruh permukaan kakinya. Sepatu roda juga menjadi pilihan yang baik. Mereka diharuskan untuk tidak bernjinjit agar dapat berseluncur.

Menyetir mobil mainan
Mengajari anak untuk menahan kaki pada posisi menyetir akan menjadi latihan yang baik. Mereka akan merasa senang dan melatih daya imajinasinya.

Sumber: Learning Theraphy

 

Laporan Annisa Mutiara

 

Nakes Diharapkan Tidak Terlibat Konflik Kepentingan Terkait Covid-19

Jangan Lewatkan