Lagi Tren 'Pregnancy Contract' Antara Suami Istri, Apa Itu?

Berisi perjanjian antara suami istri semasa hamil dan setelah anak dilahirkan.

Mutia Nugraheni
| 3 Januari 2019 10:05

Dream - Kontrak atau perjanjian yang memiliki kekuatan hukum biasanya terjadi antara pekerja dan perusahaan atau ketika terjalin kerja sama bisnis. Siapa sangka kalau kontrak juga bisa dilakukan antara pasangan suami dan istrinya yang sedang hamil.

Kontrak yang kini sedang jadi tren di Amerika Serikat ini disebut " Pregnancy Contract" . Dikutip dari PureWow, kontrak tersebut berisi perjanjian antara suami istri semasa hamil dan setelah anak dilahirkan.

Salah satu isinya soal pembagian tugas saat mengurus anak, siapa yang bangun malam hari untuk mengganti popok, memberi susu, memandikan dan detail lainnya yang ingin dijadikan komitmen yang jelas. Termasuk, menuntut kewajiban suami.

Seperti, istri meminta suami menyediakan pelatih pribadi, membayar keanggotaan klub kebugaran hingga menyewa catering diet setelah persalinan. Hal tersebut akan dituliskan secara detail dalam perjanjian.

Nantinya perjanjian ini ditanda tangani bersama untuk disepakati. Soal kekuatan hukumnya, masih dipertanyakan. Banyak pasangan yang setuju dengan kontrak tersebut, meskipun ada juga yang mengkritisinya.

Mereka yang mengkritik menganggap hubungan suami istri adalah soal saling mengerti dan mengisi. Bukan sebuah 'pemaksaan' dalam kertas.

Bagi yang setuju, kontrak tersebut dianggap sebagai pengingat komitmen bahwa ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi setelah buah hati lahir agar rumah tangga bisa berjalan dengan baik dan hangat.

Bagaimana menurut Sahabat Dream?

Alasan Ainindya Saskhita Memilih Jadi Lifestyle Creator

Jangan Lewatkan