Korset Harus Digunakan Usai Melahirkan? Simak Penjelasan Dokter

Para sesepuh biasanya mengingatkan ibu untuk selalu menggunakan korset setelah melahirkan agar perut kembali normal dan tak membuncit.

Mutia Nugraheni
| 20 Januari 2021 10:05

Dream - Korset jadi salah satu benda yang kerap disiapkan ibu dan dibawa ke rumah sakit jelang persalinan. Di Indonesia pun, memang ada kebiasaan menggunakan korset berupa kain panjang yang dililit di perut ibu setelah melahirkan atau biasa disebut bengkung.

Awal penggunaan korset, memang tidak nyaman. Kulit terasa gatal, tak bisa bergerak bebas dan mengganjal. Para sesepuh biasanya mengingatkan ibu untuk selalu menggunakan korset setelah melahirkan agar perut kembali normal dan tak membuncit. Jadi, haruskah memakainya?

Menurut dr Darell Fernando, SpOg, melalui akun Instagramnya, penggunaan korset setelah melahirkan sebenarnya bukan untuk mengembalikan bentuk perut ibu. Fungsi utamanya adalah mengurangi nyeri pasca melahirkan, membantu ibu bergerak lebih nyaman dan mengurangi kecemasan.

" Kapan korset atau gurita dipakai? Saat ibu mulai belajar berjalan/ bergerak. Saat menyusui atau menggendong bayi dan tidak perlu terlalu ketat," tulis dr. Darell.

 Dokter Darrel

Penggunaan korset yang terlalu ketat dapat menyebabkan sesak, nyeri, rasa tidak nyaman dan sumbatan pada pembuluh darah.

" Korset tidak perlu dipakai bila ibu sedang tidur, beristirahat atau tidak banyak bergerak. Lama penggunaan bergantu pada preferensi atau kenyamanan ibu," ungkap dr. Darell.

Jadi, korset tak perlu selalu dipakai. Senyamannya ibu saja, terutama ketika menggendong bayi karena bisa membantu meredakan nyeri punggung. Posisi menyusuinya juga membuat beban besar pada punggung, penggunaan korset membantu ibu tetap pada postur tubuh yang baik dan mencegaah nyeri makin parah.

Selanjutnya :

6 Bulan Pasca Melahirkan Hormon Baru Kembali Normal

BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK

Jangan Lewatkan