Kontrasepsi Jangka Panjang, Bisa Pilih IUD atau Implan

Dua kontrasepsi ini bisa menunda kehamilan mulai dari 4 hingga 10 tahun.

Mutia
| 13 Agustus 2017 08:20

Dream - Memiliki anak tentunya orangtua harus mempersiapkan banyak hal. Bukan hanya kondisi fisik, tapi juga mental, perencanaan keuangan serta pendidikan yang matang. Jika saat Anda dan pasangan memutuskan untuk menunda dulu kehamilan secara jangka panjang, ada dua pilihan kontrasepsi yang bisa dipertimbangkan.

Kontrasepsi tersebut yaitu IUD dan implan, kedua jenis kontrasepsi ini efektivitasnya bisa mencapai 4 hingga 10 tahun, tergantung dari jenis yang dipilih. Meski sama-sama bersifat jangka panjang keduanya memiliki perbedaan.

Ketahui perbedaannya secara detail agar Anda bisa memutuskan dengan tepat jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Berikut detail perbedaannya, seperti dikutip dari Tundakehamilan.com.

Kontrasepsi Implan
Implan digunakan dengan dipasang di bawah kulit lengan atas. Implan ini hanya mengandung hormon progesteron yang tidak memengaruhi kualitas dan produksi ASI serta mengurangi pendarahan berat saat menstruasi.

Cara kerja Implan ini yaitu hormon diserap secara perlahan oleh pembuluh darah lalu progesteron tersebut mencegah pelepasan sel telur dan mengentalkan lender rahim. Dengan begitu, rahim akan sulit ditembus sperma.

Jika Anda memilih Implan sebagai kontrasepsi pilihan, pengaturan kehamilan akan efektif terlindungi dalam jangka panjang hingga 4 tahun. Selain itu, Implan ini pun mudah dipasang. Anda juga tidak perlu rutin harus check up ke dokter atau bidan.

Kontrasepsi IUD

Pakai Kontrasepsi IUD Tetap Bisa 'Bobol', Lihat Buktinya


IUD (Intrauterine Contraceptive Device) atau spiral ini merupakan alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim, tanpa hormon namun tidak akan mengganggu kesuburan. IUD ini sangat efektif untuk jangka panjang atau jika Anda ingin menjaga jarak kehamilan sesuai yang direncanakan.

IUD juga aman bagi ibu yang menyusui. Dengan begitu, Anda yang sedang menyusui dan ingin menjaga jarak kehamilan cocok menggunakan kontrasepsi tersebut.

Bagaimana kerja kerjanya? IUD mengurangi mobilitas sperma sehingga sperma tidak akan mencapai sel telur karena telah melalui efek iritasi steril. Kemudian, tembaga yang ada di kontrasepsi tersebut akan melepas ion yang menyebabkan kondisi rahim tidak siap untuk melakukan pembuahan.

Selengkapnya baca di sini.

 

The Sacred Riana Jawara Asias Got Talent Season 2

Jangan Lewatkan