Kepala Anak Terbentur Saat Jatuh? Perhatikan Tanda Ini

Anak-anak sangat aktif dan kerap terjatuh hingga kepalanya terbentur.

Mutia Nugraheni
| 22 Mei 2019 12:06

Dream - Melompat, berlarian, memanjat atau bermain sepeda dengan kencang, jadi hal yang tak bisa dipisahkan dengan anak-anak. Mereka memang sangat aktif dan kerap mengalami jatuh hingga cedera.

Ada kalanya anak mengalami jatuh hingga kepalanya terbentur. Bisa jadi ketika ia melompat dari tempat tidur, kepalanya terkena lantai cukup kencang. Lalu saat main sepeda tak mengenakan helm dan jatuh kepalanya terbentur aspal.

Kondisi ini tentu membuat kita sebagai orangtua panik. Dokter Kurniawan Kadafi, seorang spesialis anak, memberikan pesan penting apa yang harus diperhatikan saat anak mengalami benturan di kepala.

Jika ia mengalami muntah berarti ada peningkatan tekanan di kepalanya. Harus segera di bawa ke rumah sakit. Jangan diberikan obat antimuntah.

"Segera bawa ke rumah sakit untuk mengetahui apakah anak mengalami cedera kepala atau tidak. Jika memang terjadi cedera dokter akan melakukan penanganan lebih lanjut. Bila cedera termasuk berat, bisa jadi dirujuk ke dokter spesialis terkait," ungkap dr. Kadafi di akun Instagramnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by dr.dafi, SpA (K) (@kurniawankadafi) on

"Perlu pengawasan intensif tiap 2 hingga 3 jam selama 3 hari setelah anak mengalami benturan di kepala," pesannya.

Jadi, jangan anggap sepele jika anak mengalami jatuh dan kepalanya terbentur. Memeriksakannya sesegera mungkin ke dokter setelah terbentur adalah yang paling tepat.

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri

Jangan Lewatkan