Kenali Kondisi saat Anak Terlalu Sakit untuk Sekolah

Saat di sekolah anak malah tidak konsentrasi belajar dan bisa menularkan penyakit pada teman-temannya.

Mutia Nugraheni
| 27 Mei 2019 14:04

Dream - Kondisi kesehatan anak ada kalanya sangat menurun. Mereka biasanya akan mengungkapkan apa yang dirasakannya. Mulai dari kepala dan matanya yang panas, tenggorokannya yang sakit atau tubuhnya yang lemas.

Sebagai orangtua kita harus peka terhadap kondisi tersebut. Seringkali, orangtua tetap memaksa anak ke sekolah meki tubuhnyanya tidak fit. Padahal saat di sekolah anak malah tidak konsentrasi belajar dan menularkan penyakit pada teman-temannya.

Untuk itu, kenali kondisi saat anak butuh banyak istrahat karena sakit. Jangan memaksanya pergi ke sekolah.

- Lemas dan pucat
Saat wajahnya pucat dan lemas, bahkan untuk duduk pun susah, ini pertanda kalau tubuhnya sangat butuh istirahat. Jangan memaksanya untuk mandi dan berangkat ke sekolah. Beri ia banyak air minum dan makanan.

- Muntah dan buang air besar
Setiap anak mengalami kondisi muntah dan diare, jangan pernah membiarkannya ke sekolah. Tentunya sangat tidak nyaman baginya muntah dan buang air berulang di sekolah. Infeksi virus penyebabnya diare juga sangat menular, jadi lebih baik biarkan ia beristirahat di rumah.'

- Demam
Demam adalah pertanda saat tubuh sedang melawan infeksi. Pantau suhu tubuhnya, jika mencapai 38 derajat berarti ia membutuhkan istirahat. Jika ke sekolah dan terlalu lelah, imunitas tubuhnya tidak bisa bekerja maksimal. Lebih baik istirahat di rumah dan minum banyak air serta makan buah.

- Sesak napas
Beberapa anak mengalami masalah alergi berupa asma yang membuat mereka kesulitan bernapas. Oksigen tak sampai ke otak secara maksimal karena saluran udara menyempit. Akan sangat menyiksa jika anak mengalami sesak napas di sekolah. Berbaring di rumah adalah keputusan terbaik.

Sumber: KidSpot

Reaksi Mainaka yang Bikin Nia Ramadhani Menangis

Jangan Lewatkan