Keguguran Ternyata Tak Selalu Ditandai dengan Pendarahan

Keguguran cenderung terjadi di trimester awal kehamilan.

Mutia Nugraheni
| 2 Desember 2020 08:03

Gejala di luar perdarahan

Beberapa ibu hamil tidak memiliki gejala eksternal keguguran. Ketika keguguran terjadi, seorang ibu mungkin hanya memiliki sedikit tanda-tanda kehamilan, yang dapat mempersulit identifikasi kehilangan tersebut.

Perubahan tanda-tanda kehamilan dari waktu ke waktu adalah hal yang wajar, terutama pada masa transisi dari trimester pertama ke trimester kedua. Perubahan ini biasanya tidak mengindikasikan keguguran.

Beberapa tanda peringatan keguguran tanpa pendarahan meliputi:
- penurunan tanda kehamilan secara tiba-tiba
- tes kehamilan yang menunjukkan hasil negatif
- mual, muntah, atau diare
- sakit punggung
- gerakan janin mungkin terasa lambat atau berhenti

Dokter mungkin juga mencurigai adanya keguguran karena indikasi lain, seperti penurunan kadar hormon kehamilan atau penurunan yang tidak biasa pada tanda-tanda kehamilan lainnya.

Tes darah dapat menentukan kadar hormon, yang dapat membantu menilai kemungkinan keguguran. Untuk mendiagnosis keguguran secara meyakinkan, dokter harus melakukan USG untuk memeriksa detak jantung. Untuk itu sangat penting melakukan pemeriksaan kehamilan dengan rutin demi memantau kesehatan janin secara lebih detail.

Sumber: MedicalNews Today

Selanjutnya :

Keguguran Bisa Disebabkan karena Sel Sperma yang Bermasalah

Topik Terkait :

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan