Keguguran Ternyata Tak Selalu Ditandai dengan Pendarahan

Keguguran cenderung terjadi di trimester awal kehamilan.

Mutia Nugraheni
| 2 Desember 2020 08:03

Dream - Mengalami pendarahan saat hamil merupakan salah satu gejala keguguran. Untuk itu, ibu hamil yang mengalami pendarahan cukup banyak, harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter demi kondisi kesehatan diri dan janin.

Pada beberapa kondisi, keguguran terjadi tanpa adanya pendarahan. Dalam beberapa kasus, janin meninggal tetapi rahim tidak kosong, dan seorang ibu hamil tidak akan mengalami pendarahan.

Beberapa dokter menyebut jenis keguguran ini sebagai keguguran yang terlewat. Kehilangan tersebut mungkin tidak diketahui selama berminggu-minggu, dan beberapa ibu hamil tidak mencari pengobatan.

Menurut American Pregnancy Association, sebagian besar keguguran terjadi dalam 13 minggu pertama kehamilan. Meskipun diperkirakan 10–25 persen dari semua kehamilan yang diketahui berakhir dengan keguguran, keguguran pada trimester kedua sangat jarang terjadi.

 

Selanjutnya :

Gejala di luar perdarahan

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Menyulap Sampah Jadi Rezeki - Berani Berubah

Jangan Lewatkan