Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Kemungkinan Hamil

Untuk bisa hamil, dibutuhkan penerapan gaya hidup sehat baik suami maupun istri.

Mutia Nugraheni
| 6 Maret 2017 19:59

 

Dream - Anda dan pasangan mungkin sudah sangat menginginkan anak tapi belum mendapatkannya. Untuk bisa hamil, dibutuhkan penerapan gaya hidup sehat baik suami maupun istri.

Hal tersebut agar sel telur dan sperma yang dihasilkan tubuh memiliki kualitas baik sehingga bisa meningkatkan kemungkinan hamil. Jika kehamilan terjadi, janin juga berkembang dengan
sehat. Ada kebiasaanya yang harus diubah dan dihilangkan. Apa saja?

Hindari kafein
The Mayo Clinic memaparkan beberapa peelitian yang mengungkap kalau kafein memiliki efek buruk pada kesuburan. Disarankan, perempuan dan laki-laki yang ingin memiliki keturunan
mengurangi konsumsi minuman dan makanan yang mengandung kafein. Bagi yang ingin hamil, batasi konsumsi kafein maksimal 200mg per hari.

Jaga berat badan
Berat badan yang lebih atau kurang pada laki-laki atau perempuan dapat mempengaruhi level ketidaksuburan mereka. Untuk itu jaga berat badan agar tetap dalam level normal. Tidak
berlebihan dan tidak kurang.

Kurangi stres
Stres yang terus-menerus bisa membuat hormon tidak stabil, efeknya adalah regenerasi sel tak berjalan baik. Baik pada perempuan maupun laki-laki. Terlalu stres pada perempuan efeknya
bisa menyebabkan pelepasan ovariumnya terlambat atau tidak ada sama sekali.

Jauhi rokok
Rokok berisi racun yang tentu saja berdampak pada sel-sel tubuh termasuk sperma dan sel telur. Merokok juga bisa menurunkan kesuburan. Jadi disarankan untuk berhenti merokok, bagi
pasangan yang ingin mendapat keturunan.

Minum zinc
Zinc adalah nutrisi yang membantu produksi sperma dan testeron pada pria dan sel telur pada perempuan. Suplemen zinc ii banyak dijual di pasaran atau bisa berkonsultasi dengan dokter
kandungan lalu minta diresepkan vitamin zinc.

Jaga area intim pria tetap sejuk
Meningkatnya temperatur skrotum bisa menghambat produksi sperma. Maka dari itu, berendam di air panas, memangku laptop dan mengenakan celana terlalu ketat sebaiknya dihindari
ketika sedang dalam program kehamilan.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya

Sumber: Parents Society

 

Dreamitie Online Meet Up

Jangan Lewatkan