Kapan Sebaiknya Mengenalkan Protein Hewani Pada Bayi?

Jangan sampai si kecil kekurangan zat besi karena tak diberikan protein hewani.

Mutia Nugraheni
| 19 Juni 2017 14:03

Dream - Memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) pada si kecil memang jadi tantangan sendiri untuk para ibu. Pemberian MPASI buka hanya mengenalkannya dengan beragam makanan agar anak jadi jadi pemilih tapi juga harus memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Untuk itu demi kebutuhan zat besi dan protein sangat dianjurkan untuk memberikan menu MPASI yang mengandung protein hewani sejak bayi berusia 6 bulan.

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi zat besi, karena jumlah zat besi yang terkandung dalam ASI sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi di atas usia 6 bulan.

Jadi tak perlu menunggu lama hingga bayi berusia 7 atau 8 bulan untuk memberikan MPASI dengan lauk hewani, baik ayam, ikan, daging maupun olahan laut. Baik Unicef maupun WHO merekomendasikan hal tersebut dan yang terpenting adalah memperhatikan porsi, frekuensi dan tekstur pemberian MPASI.

Untuk mempermudah mengingat, UNICEF memberikan sebutan “ 4 star food atau menu 4 bintang”, yaitu protein hewani, karbohidrat, protein nabati (kacang-kacangan), sayur dan buah. Pastikan menu-menu tersebut diberikan secara teratur untuk si kecil agar pertumbuhan berjalan dengan optimal.

Penjelasan selengkapnya terkait rekomendasi MPASI dari Unicef dan WHO bisa dilihat di sini.

 

Sumber: Indonesiamenyusui.com

 

Millen Cyrus Tersandung Narkoba (Lagi)

Jangan Lewatkan