Jutaan Anak Balita Hirup Racun Polusi Setiap Hari

"Polusi udara adalah racun bagi jutaan anak dan menghancurkan hidup mereka".

Mutia
| 5 November 2018 08:12

Dream - Asap motor, pabrik dan polusi lainnya selalu memenuhi udara. Udara yang kita hirup pasti sudah terpapar polusi.

Faktanya menurut data WHO, sekitar 93 persen anak di dunia yang berusia di bawah 18 tahun terpapar polusi udara setiap hari.

WHO juga mengungkap ada 1,8 miliar anak di bawah 15 tahun dan 630 juta anak di bawah lima tahun menghirup racun polusi setiap hari. Tingkat pendapatan per kapita negara turut memengaruhi tinggi rendahnya paparan polusi udara pada anak.

Di negara dengan pendapatan perkapita yang tinggi, sekitar 52 persen terpapar Particulate Matter (PM) 2,5 di atas ambang batas dari WHO. Di negara-negara dengan pendapatan per kapita rendah dan menengah, jumlah anak yang terpapar polutan makin tinggi yakni sampai 98 persen dari total populasi anak.

Udara yang penuh polusi menyebabkan sekitar 600 ribu anak meninggal dunia karena Infeksi Saluran Pernapasa Akut (ISPA) di 2016. Dan, ISPA merupakan penyumbang kematian anak hingga 50 persen di negara-negara dengan pendapatan perkapita rendah dan menengah termasuk Indonesia.

“ Polusi udara adalah racun bagi jutaan anak dan menghancurkan hidup mereka. Ini tidak bisa dibiarkan. Setiap anak berhak untuk menghirup udara bersih, agar tumbuh dan memaksimalkan potensi mereka,” kata Direktur General WHO dr. Tedros Adhanom.

Anak sangat rentan terpapar polusi udara karena ia bernapas lebih cepat dari orang dewasa. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan syaraf dan kemampuan kognitif anak.

Polusi udara juga bisa memicu asma dan kanker pada anak. Bila terpapar tinggi, anak-anak berisiko sangat besar untuk menderita penyakit kronis seperti kardiovaskular di kemudian hari.

Sumber: Benekdita Desideria/ Liputan6.com

#AccousticInterview Ghea Indrawari - Rinduku (Part 1)

Jangan Lewatkan