Langkah Penting Perawatan Luka di Area Intim Pasca Persalinan

Risiko infeksi harus diwaspadai, rawat luka setelah persalinan dengan baik.

Mutia Nugraheni
| 31 Oktober 2017 14:02

Dream - Menjalani proses persalinan, apa pun metodenya baik secara normal maupun operasi caesar, ibu pasti akan mengalami luka. Untuk ibu yang bersalin dengan cara normal, maka akan ada robekan dan luka di area perineum.

Sementara, yang melahirkan melalui operasi, lukanya juga lebih rumit karena bukan hanya di lapisan luar, tapi lapisan dalam. Perawatan luka setelah proses persalinan jadi hal penting yang harus diperhatikan. Jika tak dirawat dengan baik serta kebersihannya tak terjaga, risiko infeksi akan terjadi.

" Ibu yang menjalani persalinan normal akan merasa nyeri di area perineum yaitu area di antara vagina dan anus. Ada yang robek dengan alami karena proses keluarnya bayi. Namun ada juga yang sengaja disayat oleh dokter untuk mempermudah keluarnya bayi, agar robekan tidak terlalu besar atau ketika kondisi janin sudah stres," ujar Isa Herrera, seorang dokter kandungan, yang praktik di Renew Physical Therapy, New York.

Dokter akan menjahit robekan tersebut dan sebelumnya diberikan anastesi. Untuk perawatan luka setelahnya, ibu harus rajin-rajin mengganti pembalut setiap 4 jam. Jangan sampai pembalut terlalu penuh darah dan lochia, yaitu sisa kotoran pada rahim dan darah.

Mengganti pembalut teratur akan menghindari pertumbuhan bakteri yang memicu infeksi. Cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Untuk meredakan nyeri di area tersebut, ibu bisa mengompresnya air hangat. Dokter juga biasanya memberi obat pereda nyeri.

" Bilas juga dengan air hangat yang sudah diberikan cairan antiseptik. Basuh hingga kering dari arah depan ke belakang, jangan sebaliknya. Gunakan pakaian dalam yang lembut dan pastikan pembalut selalu diganti. Luka biasanya akan sembuh antara 1 minggu hingga 10 hari," ujar Herrera.

Lain lagi dengan perawatan luka operasi caesar yang lebih rumit. Setelah operasi, luka tersebut memang ditutup menggunakan kassa khusus dan pelindung dari air. Luka operasi meski tertutup, tapi jauh lebih besar dan berlapis-lapis. Sedikitnya ada sayatan di 7 lapisan mulai dari kulit perut sampai dinding rahim yang setelah selesai masing-masing lapisan dijahit tersendiri.

" Luka di lapisan kulit terluar sembuh dalam waktu 2 hingga 4 minggu. Setelah operasi, ibu wajib melakukan check-up ke dokter kandungan untuk melihat kondisi jahitan. Jangan sampai tidak memeriksakan diri, karena jika ada jahitan yang terbuka bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Nyawa ibu jadi taruhannya," ungkap Herrera.

Jika sudah kering, kassa penutup akan dibuka oleh dokter. Tak perlu panik dengan bekas luka yang muncul setelah operasi caesar. Seiiring berjalannya waktu luka tersebut akan samar atau bahkan tak terlihat jelas. Jika muncul nyeri luar biasa di area bekas operasi, disertai demam dan pendarahan hebat segera periksakan diri ke dokter.


Sumber: Parents/ Baby Center

Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival

Jangan Lewatkan