Jangan Sepelekan Gejala Dehidrasi Saat Kehamilan

Apa saja tanda-tanda dehidrasi yang dialami ibu hamil?

Mutia Nugraheni
| 26 Maret 2020 10:03

Dream - Dehidrasi sangat mungkin terjadi pada ibu saat hamil. Kondisi ini basanya tak disadari, sampai ibu hamil dalam kondisi dehidrasi parah. Salah satu pemicu dehidrasi pada ibu hamil antara lain, muntah tak berkesudahan dan diare.

Cairan yang keluar melalui muntah dan diare secara terus menerus membuat ibu akan terasa lemas. Kondisi inilah yang sangat membuat ibu sangat mungkin mengalami dehidrasi. Belum lagi ditambah dengan produksi keringat berlebih.

Lalu apa saja tanda-tanda dehidrasi yang dialami ibu hamil? Dikutip dari Momjunction, ibu akan mengalami sakit kepala, migrain, terutama saat berdiri dari duduk, brlutut atau bergerak.

" Kondisi tersebut karena penurunan tekanan darah akibat dehidrasi," ujar dr. Sangeeta Agrawal, spesialis kandungan.

Perhatikan juga warna urine. Bila warnanya sangat pekat disertai aroma yang menyengat, bisa jadi tanda dehidrasi. Gejala fisik lainnya adalah bengkak pada lidah dan bibir yang pecah-pecah.

" Ibu juga merasa sangat lemas dan sulit berkonsentrasi. Hal ini tak boleh dibiarkan harus segera memeriksakan diri ke dokter," kata Agrawal.

Sebisa mungkin ibu minum air putih sebanyak 8-10 gelas setiap hari. Konsumsi juga buah-buahan kaya air, yang rasanya segar. Terutama jika mual dan muntah masih terjadi.

Selanjutnya :

Kondisi Hamil Bikin Ibu Lebih Lemah Saat Hadapi Virus Covid-19

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Gelas Kesuksesan Korban PHK

Jangan Lewatkan