Jangan Sampai Stres Hadapi Pola Tidur Bayi, Ketahui Faktanya

Lebih pahami kebiasaan tidur bayi yang mungkin belum Anda ketahui.

Mutia Nugraheni
| 4 Oktober 2018 12:12

Dream - Banyak orangtua yang merasa stres saat menghadapi pola tidur bayi, terutama yang baru lahir. Mereka memang belum memiliki jam tidur teratur dan selalu terbangun untuk menyusu.

Belum lagi buang air besar dan kecil yang membuatnya tak nyaman. Kondisi ini membuat bayi memang jadi mudah terbangun. Dokter Harvey Karp, seorang spesialis anak mengungkap beberapa fakta agar para orangtua lebih memahami pola tidur bayi.

1. Tidak perlu berjinjit
Banyak yang beranggapan kalau si kecil sudah tidur maka tak boleh ada suara yang mengganggu sedikit pun. Sampai untuk berjalan saja harus berjinjit, karena dianggap bisa membangunkan bayi.

" Suara di dalam rahim lebih nyaring dari penyedot debu. Suara ritmik dari darah yang mengalir melalui plasenta dan pembuluh darah, mungkin kita anggap tak terdengar. Tapi bagi bayi di rahim itu merupakan suara bising," ujar dr Karp dikutip dari Kidspot.

Bayi sudah terbiasa dengan suara berisik saat tidur. Jika sudah terlelap, suara apapun cenderung tak akan membangunkan bayi.

2. Tidur dengan 'normal'
Bayi saat berada di dalam rahim berada dalam berbagai posisi untuk bisa tidur. Meringkuk, hadap kanan, hadap kiri, dengan kaki dan tangan yang bergerak. Lalu saat lahir, ia dibedong dengan kain yang membuatnya tidur dengan posisi yang sama dan kaku.

" Tentu saja hal itu asing baginya, bayi pun jadi rewel dan mencegahnya mendapat rangsangan sensorik. Cukup tidurkan bayi dengan posisi telentang, jangan lapisi dengan kain terlalu ketat, biarkan bayi tidur sesukanya," kata dr. Karp.

3. Tak ada tidur sepanjang malam
Dokter Karp juga mengungkap kalau tak ada bayi bahkan orang dewasa yang tidur sepanjang malam. Saat tidur, memang kita bangun sebanyak dua hingga tiga kali.

" Bayi, anak dan dewasa tak ada yang tidur sepanjang malam. Kita bangun tapi lupa dan tak menyadarinya kemudian tidur kembali," ujarnya.

Jadi jika si kecil terbangun hal itu memang sangat wajar. Tugas kita adalah membuat bayi kembali memejamkan mata. Bisa dengan memberinya susu karena ia harus, mengganti popok jika kotor atau sekedar memeluknya hingga ia tertidur.

Sumber: Kidspot

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak

Jangan Lewatkan