Jangan Salahkan ASI Saat Berat Bayi Tak Naik Signifikan

Ada faktor lain yang juga berperan pada berat badan bayi.

Mutia Nugraheni
| 2 Juni 2021 10:04

Dream - Kenaikan berat badan tiap bulan merupakan indikator penting kecukupan gizi dan kondisi kesehatan bayi. Terutama pada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan yang mendapat air susu ibu (ASI) secara eksklusif.

ASI memang sumber gizi utama bayi, bila diberikan dengan tepat tumbuh kembangnya akan optimal. Begitu pun berat badannya, akan naik secara signifikan. Bagaimana jika bayi ASI berat badannya tak kunjung bertambah?

Jangan dulu menyalahkan asupan ASI lalu menggantinya dengan susu formula. Banyak faktor yang berpengaruh pada berat badan bayi. Dikutip dari KlikDokter, bayi yang baru lahir dapat memiliki berat badan yang berbeda-beda. Sebagian besar bayi yang baru lahir memiliki berat antara 5 pon, 8 ons atau 2.500 gram; dan 8 pon, 13 ons atau 4.000 gram.

Sebagian besar bayi kehilangan 7 hingga 10 persen berat badan saat lahir dalam beberapa hari pertama. Idealnya, mereka akan kembali ke berat lahirnya setelah 10 hingga 14 hari dengan pemberian ASI eksklusif.

Akibat satu dan lain hal, terdapat beberapa bayi yang tak mengalami kenaikan berat badan meski telah diberikan ASI eksklusif. Sebagian di antaranya bahkan mengalami penurunan berat badan, sekalipun telah diberikan ASI dengan teratur.

“ Sebenarnya, bukan karena ASI yang tidak bergizi. Tapi, bisa saja karena volume pemberian ASI yang kurang. Bisa juga karena perlengketan saat menyusui tidak bagus, jadi si kecil hanya minum sedikit,” kata dr. Arina Heidyana.

Dokter Arina juga menjelaskan bahwa ASI terbagi menjadi dua, yaitu foremilk dan hindmilk. Keduanya mengandung zat yang berbeda,

“ Hindmilk inilah yang banyak lemaknya, dan biasanya keluar di akhir-akhir proses mengisap ASI. Artinya, proses menyusui bayi yang tidak sampai isi payudara kosong bisa menyebabkan bayi kekurangan asupan lemak sehingga berat badannya kurang,” katanya.

 

Selanjutnya :

Ketahui Beberapa Faktor Berikut

Viral, Artis dan Mantan Menteri Saling Tuding Insiden Nyerempet Mobil

Jangan Lewatkan