Ikatan Dokter Anak Indonesia Tak Rekomendasikan Sekolah Dibuka Juli 2021

Ada beberapa pertimbangan penting mengapa tak direkomendasikan sekolah tatap muka.

Mutia Nugraheni
| 30 April 2021 08:02

Dream - Skenario pembukaan sekolah saat pandemi sudah dibuat sejak beberapa bulan lalu. Pemerintah berencana untuk memulai sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru, Juli 2021 mendatang.

Beberapa sekolah di Indonesia juga sudah memulai tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. Terkait hal ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan rekomendasi melalui surat resmi yang diunggah di situs Idai.or.id. Berikut isinya.

Dalam menyikapi perkembangan terkini terkait pembukaan sekolah pada Juli 2021 telah melakukan kajian berikut:
1. Hak-hak anak berdasarkan Konvensi Anak dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB pada 20 November 1989 dan Keputusan Presiden Indonesia No 36 tahun 1990
2. Perkembangan pandemi Covid-19 secara nasional yang kembali meningkat ( data sebaran dari Satgas Covid-19)
3. Ditemukannya new variant of coronavirus sejak Maret 2021
4. Cakupan imunisasi Covid-19 di Indonesia yang belum mencapai target

Berdasarkan kajian di atas maka IDAI mengimbau sebagai berikut:
1. Melihat situasi dan penyebaran Covid-19 di Indonesia saat sekolah tatap muka belum direkomendasikan
2. Persyaratan untuk dibukanya kembali sekola antara lain terkenalinya transmisi lokal yang dtandain dengan positivity rate <5% dan menurunnya tingkat kematian
3. Jika sekolah tatap muka tetap dimulai maka pihak penyelenggara harus menyiapkan blended learning, anak dan orangtua diberikan kebebasan memilih metode pembelajaran luring atau daring
4. Anak yang belajar secara luring maupun daring harus memiliki hak dan perlakuan yang sama
5. Mengingat prediksi jangka waktu pandemi Covid-19 yang masih belum dapat ditentikan maka guru dan sekolah hendaknya mencari inovasi baru dalam proses belajar mengajar, misalnya memanfaatkan belajar di ruang terbuka seperti di taman, lapangan, atau sekolah di alam terbuka

Rekomendasi selengkapnya baca di sini.

Selanjutnya :

Pandemi Covid-19 Bikin Anak Berisiko 'Malnutrisi Sosial'

Giv Hijab-Be Exclusive. Be Devine

Jangan Lewatkan