Ibu Hamil Jangan Sampai Anemia Kronis, IQ Anak Nanti Bisa...

Para ibu hamil penting untuk selalu menjaga level Hb dalam darah dengan asupan kaya zat besi.

Gladys Velonia
| 12 Desember 2017 15:52

Dream - Anemia seringkali dianggap sepele oleh banyak orang lantaran tak menyebabkan rasa nyeri atau kesakitan di bagian tubuh tertentu. Tapi jika dilihat lebih dalam dari kacamata ilmu gizi, anemia memiliki efek yang lebih dahsyat, bukan hanya pada kesehatan tubuh tapi juga kemampuan inteligensi.

Pasalnya, anemia yang diakibatkan oleh kurangnya kadar hemoglobin dalam darah itu, mampu mengakibatkan turunnya IQ (Intelligence Quotient) hingga 10 poin. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Diah M. Utari, doktor ilmu kesehatan dan gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menjelaskannya kepada Dream.

" Dalam 1 molekul HB (hemoglobin) itu ada 4 Fe dan 4 oksigen. Kalau kekurangan oksigen di dalam HB, otomatis bagian sel tubuh lainnya seperti otak juga kekurangan oksigen. Kita tidak bisa berpikir karena kekurangan oksigen, sehingga menurunkan IQ," ujarnya saat ditemui di kampus FKM UI Depok, Jawa Barat.

Meski tak semua kasus anemia mampu menyebabkan turunnya IQ, menurut Diah jika anemia tak segera ditanggulangi, penyakit tersebut dapat menjadi kronis dan dapat menurunkan level IQ hingga ke janin yang sedang dikandung. Untuk itu para ibu hamil penting untuk selalu menjaga level Hb dalam darah dengan asupan kaya zat besi.

" Jadi kalau ibu hamil anemia, bayi yang lahir dari rahimnya pun memiliki persediaan zat besi yang sedikit. Ini yang berisiko. Bayi usia 4 bulan memang zat besi nya terpenuhi dari ASI. Tapi lebih dari 4 bulan, itu tergantung persediaan zat besi di dalam tubuh bayinya yang menyebabkan bayi cenderung mengalami kekurangan oksigen," jelas Diah.

Untuk itulah cara menanggulanginya dengan memberikan asupan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan di periode 1000 HPK (hari pertama kelahiran) sang anak. Makanan kaya zat besi ini seperti daging, bayang, kacang-kacangan atau buah berwarna pekat seperti buah bit atau buah naga.

" Kalau ibunya sudah anemia, bisa diatasi dengan memakan makanan yang banyak mengandung zat besi. Selain itu bisa dengan mengonsumsi 90 tablet tambah darah selama 9 bulan masa kehamilan," tutur Diah.

Agar tak mengalami efek samping dari tablet tambah darah, seperti mual, muntah, sembelit, feses berwarna hitam, pengonsumsiannya harus diatur dengan tidak diminum bersamaan dengan teh, kopi, dan susu, dan sebaiknya dikonsumsi saat akan pergi tidur.

Tak Ada Lagi Foto Mendiang Suzzanna di Rumah, Ini Alasan Clift Sangra

Jangan Lewatkan