Hindari 3 Hal Ini Saat Memberi Makan Bayi

Buat suasana makan yang menyenangkan.

Mutia Nugraheni
| 25 Januari 2019 16:12

Dream - Tahapan mengenalkan makanan pada bayi jadi hal yang ditunggu-tunggu para ibu. Mereka kini tak lagi hanya minum ASI atau susu formula tapi juga membutuhkan asupan nutrisi dari makanan lunak.

Saat memberi makan, sangat disarankan untuk mengenalkan berbagai makanan. Terutama sumber protein hewani yang sangat baik untuk otaknya. Agar lebih menyenangkan saat si kecil makan, hindari melakukan tiga hal ini. Apa saja?

Memberikan terlalu cepat
Usia yang direkomendasikan untuk memulai belajar makan-makanan lunak adalah 6 bulan. Pada usia tersebut, sistem pencernaan anak sudah berkembang dengan sempurna. Jangan memulainya terlalu cepat di bawah usia tersebut.

Berbeda hal jika direkomendasikan dokter. Pada beberapa anak yang berat badannya rendah, dokter memang merekomendasikan untuk mulai memberikan makanan lebih cepat. Namun teksturnya pun harus lunak.

Memaksa
Tak semua bayi langsung suka apa yang diberikan. Ada kalanya mereka menolak dengan melepeh, melempar dan memalingkan muka saat diberi makanan. Jangan memaksa dengan memasukkan makanan ke mulutnya.

Hal ini memang kerap membuat stres. Dituntut kreativitas orangtua agar si kecil menyukai makanan yang diberikan. Bisa dengan sambil bernyanyi, menaruhnya di piring atau mangkuk bergambar gemas atau sambil makan bersama.

Tak memasukkan menu hewan
Banyak orangtua yang lebih memilih buah dan sayur sebagai makanan pertama bayi. Tidak salah, tapi jangan lupakan menu yang mengandung protein hewani. Telur, ikan, daging, udang dan sumber protein lainnya sangat dibutuhkan untuk perkembangan otaknya. Jangan menunda untuk memberikannya.

Sumber: Todays Parent

DEBAT CAPRES: Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi, serta Industri Sesi 2

Jangan Lewatkan