Hadapi Anak yang Terlambat Bicara, Stop Gadget untuk Sementara

Jangan segan untuk mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis tumbuh kembang.

Alfi Salima Puteri
| 23 November 2021 14:08

Dream - Masalah keterlambatan bicara pada anak di bawah usia 5 tahun seringkali tak disadari orangtua. Banyak yang mengira kalau anak memang belum lancar bicara dan itu wajar, padahal jika dilihat kemampuan berdasarkan usia, anak seharusnya sudah bisa menguasai beberapa kata.

Speech delay atau keterlambatan bicara adalah gangguan tumbuh kembang anak dalam berbicara yang tidak sesuai usianya. Hal ini membuatnya kesulitan dalam berkomunikasi. Dalam situasi pandemi seperti sekarang, kasus speech delay ini rupanya tampak semakin banyak.

Kurangnya interaksi dan aktivitas anak bisa jadi penyebab speech delay. Penting bagi orangtua untuk lebih peka dalam kemampuan komunikasi anak. Bila dirasa terlambat dan kurang segera konsultasi dengan dokter anak spesialis tumbuh kembang.

“ Normalnya, anak yang sudah memasuki usia 1 tahun ke atas sudah bisa mengucapkan setidaknya 5 kata konsisten seperti Mama, Papa, atau kata lainnya,” ujar dr. Luh Karunia Wahyuni Sp.KFR(K) di acara Webinar  Baby Happy Keluarga Happy, Senin, 22 November 2021.

Saat usia anak sudah memasuki 2 sampai 3 tahun dan tak kunjung berbicara dengan lancar, atau sekadar mengucapkan potongan kata saja, anak bisa saja masuk dalam golongan anak yang mengalami speech delay atau telat berbicara. Pada anak yang mengalami keterlambatan bicara, biasanya dokter menyarankan untuk melakukan terapi khusus dan rutin.

 

Selanjutnya :

Bahasa Ibu dan No Gadget

Working Area Bid Mechanism and Open Area Potentials in Indonesia.

Jangan Lewatkan