Gejala Virus Covid-19 yang Harus Diwaspadai Pada Bayi

Bayi di bawah usia 1 tahun mungkin berisiko lebih tinggi terkena kondisi parah.

Mutia Nugraheni
| 18 Juni 2021 10:03

Dream - Penambahan jumlah kasus virus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak. Kondisinya diperparah dengan varian virus delta yang lebih menular. Pada orang dewasa, gejala yang muncul bisa langsung dirasakan dan dikonsultasikan pada dokter.

Hal yang sulit adalah jika yang tertular Covid-19 adalah bayi dan balita. Seberapa besar kemungkinan seorang anak terkena Covid-19? Dikutip dari Mayo Clinic, menurut American Academy of Pediatrics and the Children's Hospital Association, di Amerika Serikat, anak-anak mewakili sekitar 13% dari semua kasus Covid-19.

Anak dan bayi memang cenderung mengalami gejala ringan atau tanpa gejala. Meski demikian jangan lengah, karena anak yang memiliki komorbid seperti obesitas, diabetes, dan asma, mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit serius akibat COVID-19. Anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan, kondisi genetik, atau kondisi yang memengaruhi sistem saraf atau metabolisme juga mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit serius dengan Covid-19.

Lalu bagaimana kondisi bayi jika terkena Covid-19? Bayi di bawah usia 1 tahun mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah dengan Covid-19 daripada anak yang lebih besar. Ini kemungkinan besar karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum berkembang dan saluran udara yang lebih kecil, yang membuat mereka lebih mungkin mengalami masalah pernapasan dengan infeksi virus pernapasan.

 

Selanjutnya :

Gejala yang Muncul

Biaya Kremasi 80 Juta, Hotman Paris Colek Kapolri

Jangan Lewatkan