Efek Buruk Bagi Otak Anak Saat Tidurnya Tak Berkualitas

Banyak orangtua yang belum tahu.

Mutia Nugraheni
| 24 Juni 2021 10:05

Dream - Pernah menghitung berapa jam buah hati tidur dalam sehari? Pastikan durasi tidur anak tak kurang dari 8 jam. Perhatikan juga apakah tidurnya berkualitas atau tidak, seperti terlelap atau sering terbangun, gelisah atau tidak.

Jangan sampai anak kurang tidur atau tidurnya tak berkualitas dalam waktu lama. Hal ini akan sangat berdampak pada tumbuh kembangnya, termasuk aspek psikososial. Dikutip dari KlikDokter, fungsi psikososial dapat dilihat dari bagaimana cara seseorang bersosialisasi, menjalin hubungan dengan orang lain, berpikir dan menghadapi suatu masalah.

Apabila gangguan tidur pada anak terus terjadi, berikut ini beberapa dampak buruk yang bisa terjadi pada fungsi psikososialnya:

Berpengaruh pada Perkembangan Fisik dan Psikologis
Dalam child encyclopedia, studi telah menemukan hubungan antara masalah tidur dengan gangguan fungsi psikososial anak. Hal tersebut meliputi perilaku menentang, agresif, serta gangguan kecemasan.

Kondisi tersebut bisa terjadi, karena menurut Gracia Ivonika, seorang psikolog, kebutuhan tidur anak yang terpenuhi dengan baik secara kuantitas dan kualitas akan mendukung kondisi fisik dan psikologis si kecil.

“ Kebutuhan tidur anak yang terpenuhi secara kualitas dan kuantitas sesuai usianya terbukti dapat mendukung perkembangan aspek fisik dan psikologis yang optimal,” ujar Gracia.

 

Selanjutnya :

Berpengaruh pada Perkembangan Otak

Live Streaming Virtual Daihatsu Festival

Jangan Lewatkan