Dokter Ingatkan Ibu Hamil yang Hobi Makan Junk Food

Bisa berdampak jangka panjang bagi anak dalam kandungan.

Mutia Nugraheni
| 2 Desember 2021 12:05

Dream - Junk food memang jadi salah satu godaan terbesar. Teksturnya yang garing, rasanya gurih, dan harganya cukup terjangkau. Mengonsumsinya sesekali tidak masalah, tapi jika terlalu sering bisa sangat berbahaya.

Terutama bagi ibu hamil. Dokter Muhammad Ilham Aldika Akbar, spesialis obstetri dan ginekologi yang praktik di RSIA Kendangsari, Surabaya mengingatkan para ibu hamil untuk menghindari junk food.

" Mengapa sebaiknya bumil tidak makan junk food/ fast food/ makanan instan selama hamil? Tahukah bahwa dampaknya tidak hanya jangka pendek namun jg jangka panjang untuk bayi ke depan," tulis dr. Aldy dalam akun Instagram @dr_aldi_obgyn.

Menurutnya, kebiasaan makan junk food saat hamil akan membuat otak janin sejak dini akan diprogram untuk menyukai makanan tidak sehat. Hal ini bisa membuatnya terus berpengaruh sampai dia dewasa.

" Ini sama dengan memprogram anak mempunyai pola hidup tidak sehat yang akan terus terbawa sampai dewasa," ungkap dr. Aldy.

Ia juga mengingatkan kalau junk food tak memiliki kandungan nutrisi vitanin dan mineral, yang baik. Hanya gula, garam dan zat tidak sehat lainnya.

" Meningkatkan risiko alergi asma, obesitas, penyakit metabolik pada bayi di masa depan. Menggangu pencernaan bumil dan risiko diabetes kegemukan saat hamil," pesannya.

Selanjutnya :

Sakit Pinggang Saat Hamil yang Bisa Jadi Pertanda Bahaya

Vitalis Eau de Glamour Hijab, Parfum Andalan Hijaber Indonesia

Jangan Lewatkan