Diberi Obat Tidur Oleh Petugas Daycare, Bayi Ini Tewas

Hasil otopsi menunjukkan, si bayi overdosis obat tidur.

Mutia Nugraheni
| 26 Maret 2019 16:10

Dream - Menitipkan anak di tempat penitipan atau daycare jadi pilihan banyak ibu pekerja karena dianggap lebih aman. Fasilitasnya lengkap dengan banyak pengasuh serta laporan setiap saat terkait kondisi anak.

Hal itu pula yang membuat alasan Marissa Briar, menitipkan putrinya Harper Rose Briar di daycare Vaillancourt, Vermont, Amerika Serikat. Maksud hati ingin mencari aman, tapi malang yang didapat Marissa.

Harper yang masih berusia 6 bulan malah tewas di tempat penitipan anak karena overdosis diphenhydramine, obat penenang yang biasa digunakan dalam antihistamin. Kasus kematian Harper Januari 2019 tentu saja jadi pemberitaan.

Menurut laporan polisi, otopsi mengungkapkan bahwa Harper memiliki kadar diphenhydramine yang tinggi di tubuhnya. Bahan penenang ini hanya digunakan dengan perintah dokter, yang menurut otoritas tidak dimiliki oleh Vaillancourt. Akibatnya, kematian Harper dinyatakan sebagai pembunuhan.

Sang pemilik daycare, Stacey Vaillancourt (53) akhirnya ditarik ke meja hijau. " Negara bagian menuduh bahwa terdakwa membius seorang anak berusia enam bulan yang sehat sampai pada titik di mana bayi itu tidak bisa mengangkat kepalanya dan tewas mati," kata Jaksa Negara Bagian Rutland, Rosemary Kennedy, seperti dikutip dari Fatherly.

Harper sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum meninggal dunia. Sebelum mengembuskan napas terakhir, ia dititipkan di Vaillancourt selama tiga hari.

 

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak

Jangan Lewatkan