Deretan Kesalahan Ini Bisa Bikin Susah Hamil

Jika Anda dan pasangan belum juga mendapat keturunan, hindari melakukan kesalahan ini.

Mutia Nugraheni
| 2 November 2017 10:04

Dream - Tak semua pasangan bisa mendapatkan keturunan dengan mudah. Ada yang harus melakukan program kehamilan yang cukup rumit agar kehamilan terjadi. Hal ini mengingat kondisi reproduksi dan kesehatan tiap orang berbeda.

Namun ada juga bisa hamil secara alami meski harus melakukan cukup banyak usaha. Jika Anda dan pasangan belum juga mendapat keturunan, hindari lakukan kesalahan ini. Pasalnya, kesalahan berikut malah bikin susah hamil.

Jarang bercinta
Beberapa orang berpikir dengan tidak sering melakukan seks akan 'menghemat' produksi sperma laki-laki. Akibatnya, banyak pasangan suami istri yang melakukan seks hanya terbatas
pada tanggal ovulasi. Padahal, waktu subur seringkali terlewatkan. Banyak perempuan berpikir kalau mereka sedang ovulasi, padahal tidak. Beberapa hari yang terlewatkan tanpa adanya
aktivitas seks akan menghilangkan kesempatan pembuahan.

Kelelahan
Banyak pula yang berpendapat kalau dengan bercinta sesering mungkin akan mempercepat kesempatan untuk hamil. Namun, segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik. Terlalu sering bercinta malah membuat burnout atau kelelahan. Anda dan pasangan juga akan merasa bosan. Ketika suatu saat celah ovulasi sedang terbuka, salah satu dari Anda sedang tidak merasa bersemangat untuk melakukannya. Akibatnya, hilanglah kesempatan untuk mendapatkan momongan.

Posisi yang sama
Anda mungkin pernah mendengar bahwa posisi terbaik agar dapat hamil adalah missionary. Namun, hal tersebut hanyalah mitos belaka. Faktanya, setiap kali pria berejakulasi, sperma akan mengalir langsung ke dalam serviks dan tuba fallopi. Proses ini berlangsung hanya dalam waktu beberapa detik dalam posisi seperti apapun. Jangan ragu untuk mencoba berbagai
posisi bersama pasangan, karena kesempatan selalu datang tak terduga.

Menganggap masalah hanya ada pada perempuan
Pada kasus sulit hamil, banyak yang langsung beranggapan masalah ada pada kaum perempuan. Padahal kehamilan terjadi karena dua pihak, laki-laki dan perempuan. Jika memang menganggap ada masalah maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan bukan hanya pada perempuan tapi juga laki-laki.

Perhitungan ovulasi yang salah
Mengetahui tanggal ovulasi yang tepat, cenderung sulit untuk dilakukan. Banyak perempuan yang mengikuti sistem ovulasi 14 hari setelah hari pertama menstruasi. Sebenarnya siklus
tersebut bervariasi bagi setiap perempuan dan tidak hanya terjadi pada waktu yang sama setiap bulannya. Untuk mendapatkan prediksi terbaik, Anda bisa menggunakan alat ovulation predictor kit.

Tak peduli kesehatan tubuh
Pasangan suami istri yang sangat menginginkan anak seringkali terpaku pada usaha untuk hamil. Akibatnya, kesehatan tubuh pun terlupakan. Padahal, kesehatan tubuh secara umum juga mempengaruhi kondisi kesehatan reproduksi.

Untuk itu, jauhi merokok, obat-obatan, stres, serta kurangi berat badan apabila sedang berusaha untuk hamil. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan diskusikan bersama dokter mengenai isu kesehatan yang dapat mempengaruhi kesuburan.

Laporan Annisa Mutiara

Sumber: Parents

BERANI BERUBAH: Mahasiswi Penyelamat Korban PHK

Jangan Lewatkan