Demi Lindungi Anak, Ramai Peringatan 'Jangan Sentuh Bayiku'

Zat kekebalan tubuh bayi baru lahir masih sangat lemah, imunitasnya belum terbentuk secara optimal.

Mutia Nugraheni
| 3 Oktober 2018 14:10

Dream - Melihat bayi yang begitu lucu dan menggemaskan, banyak orang ingin langsung menyentuh, menggendong dan menciuminya. Hal tersebut memang seperti ungkapan sayang, tapi malah bisa berakibat fatal.

Zat kekebalan tubuh bayi masih sangat lemah, imunitasnya belum terbentuk secara optimal. Mendapat sentuhan dari banyak orang bisa memaparkan banyak virus serta bakteri berbahaya pada bayi.

Salah satu yang paling mematikan virus herpes, terutama pada bayi yang usianya di bawah 1 bulan dan belum mendapat vaksin. Paparan virus herpes pada beberapa kasus bahkan hingga menimbulkan kematian bayi seperti kasus bayi usia 18 hari meninggal karena virus herpes.

Untuk itu ramai gerakan membuat tulisan peringatan di stroller, juga di boks bayi. Peringatan tersebut berisi untuk tak boleh sembarangan menyentuh apalagi mencium dan menggendong bayi, karena bisa memaparkan virus dan bakteri berbahaya.

Awalnya gerakan ini ramai di Facebook Page, Breastfeeding Mama Talk Facebook. Ada yang setuju, namun ada juga yang tidak setuju dengan hal ini.

" Bayi membutuhkan bakteri agar tubuh dan antibodinya belajar melawan virus dan bakteri. Selain menyusu, bayi juga mendapatkan antibodi baru karena paparan bakteri," ungkap salah satu ibu.

Kondisi kesehatan bayi baru lahir memang masih sangat rentan. Terutama jika terpapar penyakit yang sangat mudah menular.

Peringatan tersebut bisa jadi solusi. Tapi yang paling tepat adalah kesadaran orang di sekelilingnya untuk tak begitu saja menyentuh bayi jika sedang sakit.

Sumber: What to Expect

Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa

Jangan Lewatkan