Cermat Mengenali Gejala Asma Pada Balita

Dapat terjadi pada usia berapa pun, namun biasanya anak mengalami gejala pertama pada usia 5 tahun.

Mutia Nugraheni
| 12 Juli 2018 16:04

Dream - Batuk, pilek serta flu merupakan masalah kesehatan yang seringkali menyerang bayi dan anak-anak. Biasanya dipicu oleh virus dan sembuh dalam beberapa hari. Namun pada beberapa kasus, batuk serta sesak yang terjadi pada balita bisa jadi merupakan gejala asma.

Dikutip dari Alodokter, penyakit ini dapat terjadi pada usia berapa pun, namun kebanyakan anak-anak mengalami gejala pertama pada usia 5 tahun. Terutama pada anak memiliki riwayat keluarga dengan asma. Misalnya, kakek, nenek atau orangtua memiliki asma atau riwayat alergi.

Sebenarnya, untuk mendiagnosis asma pada anak adalah hal yang sulit. Namun pada bayi dan anak kecil terdapat gejala utama yakni munculnya suara mengi (suara bernada tinggi atau pelan saat mengembuskan napas), sesak napas, dan batuk.

Berikut ini adalah gejala-gejala asma yang umumnya dialami:
- Batuk yang terjadi bersifat menetap atau tidak kunjung sembuh.
- Kesulitan bernapas. Jika anak masih bayi, Anda dapat mendeteksi kesulitan bernapas si kecil saat menyusui atau memberinya makan. Bayi dengan sesak napas akan sulit atau tidak mau menyusui.
- Kulit tampak biru, lemas, anak tampak kurang aktif adalah tanda-tanda gawat napas yang harus segera dibawa ke dokter.
- Saat beraktivitas, anak tampak kurang bertenaga, mudah lemas atau capek, dan sering batuk.
- Tarikan napas yang pendek dan cepat.
- Otot leher dan dada menjadi kencang.
- Si Kecil sering merasakan sesak dan tidak nyaman di dada.
- Bronkitis yang terjadi berulang kali dapat menjadi pertanda asma pada balita.

Jika curiga si kecil memiliki asma, perhatikan tarikan napasnya. Apabila saat menarik napas otot dada tampak sering tertarik dan bergerak maksimal, bisa jadi asma. Segera periksakan buah hati ke dokter. 

Sumber: Alodokter

Fico Fachriza, Masuk Lingkaran Narkoba di Kalangan Komika

Jangan Lewatkan