Cerita Unik Perempuan yang Kecanduan Pakai Test Pack

Perasaan campur aduk menunggu hasil rupanya membuat Corrine jadi kecanduan dan terobsesi.

Mutia Nugraheni
| 28 Mei 2018 18:03

Dream - Alat tes kehamilan atau test pack selalu jadi pilihan saat haid terlambat dan ingin mengetahui kondisi kehamilan secara cepat. Harganya yang terjangkau, pemakaian yang praktis, membuat alat ini cukup akurat jadi pemeriksaan awal sebelum memeriksakan diri ke dokter.

Rupanya bagi Corrine seorang ibu asal Australia, test pack bukan hanya sekedar alat, tapi menjadi obsesinya. Ia sudah menggunakan alat tersebut ketika usianya 19 tahun.

" Tes pertama hasilnya positif. Lalu aku lari ke toko obat untuk membeli lebih banyak alat tes. Semuanya aku gunakan dan aku taruh di wadah untuk memeriksa urineku," ungkap Corrine, seperti dikutip dari KidSpot.

Hasilnya seluruh alat tes menunjukkan kalau dirinya memang dalam kondisi hamil. Tapi rupanya kehamilan tak berjalan dengan baik. Corrine mengalami keguguran. Ia dan suaminya, Matt, pun kembali berusaha untuk mendapatkan buah hati.

" Aku jadi terobsesi memeriksa kesuburanku. Menggunakan alat tes ovulasi dan melakukan berkali-kali tes kehamilan dengan alat agar hasilnya positif," kata Corrine.

Perasaan campur aduk menunggu hasil rupanya membuat Corrine jadi kecanduan dan terobsesi menggunakan alat tes kehamilan. " Kepala seperti berputar, kombinasi senang, gugup, adrenalin dan pengharapan," ungkapnya.

Setiap bulan ia menghabiskan sekitar US $500 atau sekitar Rp6,9 juta hanya untuk membeli alat tes kehamilan. Terdiri dari alat tes ovulasi dan tes kehamilan. Kehamilan kedua datang, Corrine sangat bersemangat saat tahu hasilnya positif.

Namun ia tak berhenti menggunakan test pack meski sudah tahu dirinya berbadan dua. Setiap hari Corrine melakukan tes dengan alat yang sudah dibelinya.

Viral, Selebgram Ini Marah Di bandara

Jangan Lewatkan