Cerita Haru Persalinan Putra Pertama Zivanna Letisha

Hanya bertemu 3 kali saat hamil, namun saat persalinan sang suami terus mendampingi. Simak cerita haru pasangan ini.

Mutia Nugraheni
| 28 November 2017 12:05

Dream - Pengalaman pertama menjalani proses persalinan pasti begitu membekas dalam ingatan tiap ibu. Rasa sakit, takut, khawatir serta bahagia bercampur menjadi satu dan selalu jadi cerita penuh makna, yaitu perjuangan seorang ibu untuk melahirkan buah cintanya.

Seperti cerita Zivanna Letisha, Putri Indonesia 2008 yang juga finalis Miss Universe 2009. Ia baru saja melahirkan putra pertamanya pada 16 November 2017 kemarin. Zizi, sapan akrabnya, membagi detik-detik persalinannya.

Ditemani sang suami, Argareza Harahap, Zizi menjalani persalinan normal. Ia merasakan kontraksi sejak pagi 03.30 WIB dan bayinya lahir dengan sehat pada pukul 12.50 WIB. Bayi lucu itu diberi nama Ryoji Ibrahim Harahap.

 

Cerita persalinan (bagian 2) Foto-foto ini jelas bukan angle-angle terbaikku, tapi cerita di balik foto-foto ini nggak terbayar dengan apapun. Tanggal 16 Nov pukul 3.30 pagi, lagi tidur kebangun2 terus krn tidur udh nggak enak, kanan kiri semua salah. Mulai curiga apa betul ini yg namanya kontraksi. Mulai menghitung waktu pakai rumus 5-1-1 (5 menit sekali terjadi kontraksi durasi 1 menit selama 1 jam), sampai akhirnya jam 4 pagi memutuskan untuk mandi dan masuk2in barang ke mobil untuk siap2 brngkt ke RS. Jam 6.30 sampai di RS, baru diperiksa dokter pukul 8.30 dan dinyatakan bukaan 1. Saat itu sakitnya udah lumayan berasa, tapi masih disuruh tunggu 4 jam lagi dokter akan kembali periksa. Jujur saat itu aku lumayan panik krn baru bukaan 1 tp kok sakitnya udh WOWW rasanya, gak kebayang hrs nunggu 4 jam nahan sakit kyk gini. Belajar teknik hypnobirthing dari hamil, kita nggak boleh nyerah sama rasa sakit yg datang. Duduk di gymball, melakukan gerakan2 yoga di matras, dan jalan mengelilingi ruangan terus menerus, sambil sekali rebahan di kasur kalau sakitnya betul2 dahsyat. Ternyata cara itu berhasil membuka panggul lebih cepat. Pukul 11 pagi aku ternyata sudah bukaan 5, pukul 11.30 bukaan 7, sekitar pukul 12 sudah bukaan 9. Intensitas kontraksi semakin HEBAT dan benar2 dahsyat. Akupun dibawa langsung ke ruang bersalin. Dengan menggunakan sisa-sisa tenaga yg ada, mencoba mengejan sesuai arahan bidan, dengan didampingi suami. Buat para suami-suami diluar sana, percayalah, kehadiran kalian di ruang bersalin pengaruhnya BESAR sekali. Kalau kalian aja takut, bayangin brp kali lipat rasa takutnya istri yg melahirkan. Kasih semangat, kasih afirmasi positif, kasih cium banyak-banyak krn melahirkan butuh banyak hormon oksitosin alias hormon bahagia untuk melancarkan jalan keluar bayi saat proses berlangsung. Dan aku bersyukur bgt, walaupun jadi #PejuangLDR cuma ketemu 3x selama hamil sm suami, tetap selalu melibatkan suami selama 9 bulan perkembangan bayi. Kuncinya, kerjasama! (To be continued)

A post shared by Zivanna Letisha Siregar (@zivannaletisha) on

"Semua penjelasan gak bisa menjelaskan seperti apa sebenarnya rasa sakitnya. Mungkin tiap orang beda-beda rasanya, di badan saya, sakitnya LUAR BIASA. Foto ini diambil oleh teman saya @bukaan.moment saat sedang "menikmati" kontraksi BARU di pembukaan 1 (masih ada 9 pembukaan lagi!!!). Duduk di gym ball, melakukan beberapa pose yoga di matras, dan tetap bergerak, gak boleh pasrah sama rasa sakit dgn tiduran kasur. Dengan begitu pembukaan akan semakin cepat. Begitu yg saya pelajari," tulis Zizi di akun Instagramnya.

Bersama suami, Zizi terus memberi afirmasi positif untuk tubuh dan janin dalam kandungan agar menjalani persalinan yang lancar. Ia pun mengontrol rasa nyeri kontraksi dengan sangat baik.

"Duduk di gymball, melakukan gerakan2 yoga di matras, dan jalan mengelilingi ruangan terus menerus, sambil sekali rebahan di kasur kalau sakitnya betul2 dahsyat. Ternyata cara itu berhasil membuka panggul lebih cepat. Pukul 11 pagi aku ternyata sudah bukaan 5, pukul 11.30 bukaan 7, sekitar pukul 12 sudah bukaan 9. Intensitas kontraksi semakin HEBAT dan benar2 dahsyat. Aku pun dibawa langsung ke ruang bersalin. Dengan menggunakan sisa-sisa tenaga yg ada, mencoba mengejan sesuai arahan bidan, dengan didampingi suami. Buat para suami-suami diluar sana, percayalah, kehadiran kalian di ruang bersalin pengaruhnya BESAR sekali," ungkap Zizi.

 

16.11.2017 Pukul 12.50. Di tanggal dan waktu yg bersejarah ini, Alhamdulillah telah lahir bayi laki-laki pertama kami, yang ditunggu-tunggu selama 40 minggu 5 hari. Di tanggal bersejarah ini, akhirnya aku merasakan betapa berat dan DAHSYATnya perjuangan menjadi seorang Ibu, antara sadar dan tidak, mengerahkan 1000% tenaga untuk mengeluarkan si bayi kecilku. Syukur Alhamdulillah punya keluarga yg sangat sayang, suportif, dan selalu ada saat dibutuhkan. Terutama untuk suamiku tersayang @argareza , for your endless support, my super husband, my super birth coach, my positive energy, my love, my everything â�¤ Welcome to the world, bayi koalaku, bayi beruangku, . Ryoji Ibrahim Harahap. . We are ready to love you for a lifetime, Yoji ð���ð�¤ï¿½ . #BabyYoji #ZiziArgaJourney . (thank you for your sincere support my dearest @ayudiac @diafotografer !! â�¤)

A post shared by Zivanna Letisha Siregar (@zivannaletisha) on

Ia bahkan mengungkap kalau selama hamil hanya bertemu tiga kali dengan sang suami. Argareza memang bekerja di luar negeri dan Zizi memilih menetap di Indonesia.

"Aku bersyukur banget, walaupun jadi #PejuangLDR cuma ketemu 3x selama hamil sama suami, tetap selalu melibatkan suami selama 9 bulan perkembangan bayi. Kuncinya, kerjasama!," tulis Zizi.

Wah, perjuangan Zizi dan suami, bisa dijadikan inspirasi ya Sahabat Dream!

Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim

Jangan Lewatkan