Cerita Bayi Tabung yang Lahir di Surabaya, Ternyata 'Berusia' 6 Tahun

Bayi tersebut lahir dengan sehat setelah disimpan selama 6 tahun.

Mutia Nugraheni
| 18 November 2021 14:07

Tertarik Jalani Program Bayi Tabung? Ketahui 5 Hal Ini

Dream – Sahabat Dream mungkin sudah sering pernah mendengar tentang program bayi tabung. Untuk menjalani program ini memang cukup mahal, namun bisa jadi alternatif dan solusi bagi pasangan yang mengalami gangguan kesuburan untuk memiliki anak setelah mencoba berbagai pengobatan.

Prosedur bayi tabung atau teknik pembuahan in vitro (IVF) adalah proses mempertemukan sel telur dan sperma di luar tubuh, dan dikembangkan menjadi embrio. Setelah itu dimasukkan lagi ke rahim calon ibu.

Banyak hal yang harus disiapkan untuk menjalani IVF, bukan sekadar biaya, tapi juga fisik dan mental pasangan. Apa saja yang bakal dihadapi jika berencana jalani program bayi tabung?

1. Banyak konsultasi
Selama 10-12 hari pertama, calon inu akan minum obat kesuburan (biasanya berupan suntikan yang dilakukan sendiri) untuk merangsang ovarium menghasilkan banyak sel telur. Selama waktu tersebut calon ibu harus mengunjungi dokter untuk pemeriksaan darah dan ultrasonografi berkali-kali.

Setelah fase stimulasi selesai, dokter akan mengeluarkan sel telur dari ovarium dan menggabungkannya dengan sel sperma pasangan di laboratorium. Lalu ketika tiga hingga lima hari setelah pengambilan sel telur, satu atau lebih embrio akan ditempatkan kembali ke dalam rahim. Dua minggu kemudian, calon ibu akan kembali ke dokter untuk menjalani tes darah kehamilan untuk menentukan apakah IVF berhasil.

 

Selanjutnya :

2. Kontrol gula darah dan tekanan darah

10 Artis dengan Umur Pernikahan Tersingkat

Jangan Lewatkan