Cara Menghitung Kehamilan yang Akurat sampai Kelahiran

Usia kehamilan bisa dihitung dengan menggunakan beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan siklus menstruasi.

Siwi Nur Wakhidah
| 11 September 2019 12:02

Cara Menghitung Kehamilan dengan Siklus Menstruasi

Cara menghitung usia kehamilan yang paling umum digunakan ialah dengan menghitung hari potensi ovulasi melalui siklus menstruasi. Dalam dunia kehamilan, ada istilah Hari Pertama Haid Terakhir atau disingkat menjadi HPHT yang dianggap menjadi hari pertama usia kehamilan.

Cara menghitung kehamilan dengan cara ini dikenal dengan nama rumus Naegele, dan sangat cocok untuk perempuan yang memiliki siklus menstruasi teratur 28 hari. Ditambah lagi, cara menghitung ini juga bisa dilakukan sendiri di rumah dengan bermodal kalender saja.

Ibu Hamil


Pertama, tentukan tanggal HPTP, lalu tambahkan 40 minggu dari tanggal itu. Dan, didapatlah Hari Perkiraan Lahir (HPL). Angka 40 minggu diperoleh dari lamanya usia kehamilan yang normal, 9 bulan atau 280 hari.

Misalkan, HPHT jatuh pada tanggal 10 September 2019, untuk menghitung usia kehamilan dan HPL, majukan satu tahun, lalu tambahkan 7 hari dan kurangi 3 bulan. Jadi, perkiraan bayi lahir pada 17 Juli 2020.

Selanjutnya :

Cara Menghitung Kehamilan dengan Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri

Jangan Lewatkan