Cara Aman Redakan Jerawat Saat Hamil

Umumnya terjadi pada trimester pertama akibat meningkatnya produksi sebum atau minyak akibat pengaruh hormon androgen.

Mutia Nugraheni
| 16 Januari 2021 10:34

2. Stres

Stres dapat menyebabkan kekacauan pada hormon, yang dapat mempengaruhi durasi antara dua siklus menstruasi. Perubahan hormon juga dapat mempengaruhi bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus menstruasi, yaitu hipotalamus. Stres juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan atau penurunan berat badan, yang juga dapat berdampak pada siklus menstruasi.

3. Berat Badan Kurang Ideal

Perempuan dengan gangguan pola makan seperti bulimia atau anoreksia nervosa mungkin mengalami menstruasi yang tidak teratur. Jika berat kurang 10 persen dari berat ideal, akan terjadi perubahan fungsi tubuh dan tanggal ovulasi.

Menambah berat badan dan kembali normal dapat membantu mengembalikan siklus menstruasi. Terkadang olahraga ekstrem juga dapat menyebabkan menstruasi tidak lancar, meskipun tidak ada penelitian yang membuktikan hal serupa.

 4. Diabetes atau Tiroid

Diabetes dan tiroid dapat dikaitkan dengan menstruasi yang kurang lancar. Tiroid dapat membuat menstruasi tidak beraturan. Bahkan dapat menghentikan menstruasi selama beberapa bulan, itu disebut amenore.

Sumber: Times of India

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa

Jangan Lewatkan