Bikin Haru, Cynthia dan Surya Bantu Para 'Bayi Pejuang' NICU

Pasangan ini juga membuat gerakan untuk membantu para orangtua yang kurang mampu sementara bayinya harus dirawat di NICU.

Mutia Nugraheni
| 27 Oktober 2017 10:04

Dream - Menyambut ulang tahun pertama anak kembarnya Surya Saputra dan Cynthia Lamusu bukan menyiapkan pesta mewah. Mereka justru membuat gerakan untuk membantu para bayi-bayi baru lahir yang harus dirawat intensif di neonatal intensive care unit (NICU).

Beberapa hari lalu Cynthia mengunjungi ruang NICU di RSCM untuk mengunjungi bayi yang bernasib sama dengan anak kembarnya Tatjana dan Bima. Bayi-bayi ini harus berjuang hidup di
NICU.

 

Hari Senin Kemarin (23 /10/17) Alhamdulillah Kami dapat Kesempatan Datang Langsung Ke RSCM di Ruangan NICU / Perina Untuk Melihat Kondisi Bayi " Prematur dan Bayi" Pejuang NiCU di sana. Saya Di bantu oleh Mba Anita dan Dr. agung Yang Baik dari @premature.indonesia Atas Rekomendasi dari dr. Rina dan dr.Risma, Setelah Kami Mengurus Perijinan Ke Direksi RSCM, Kami di terima dengan Ramah Oleh Ibu Sulastin dari Bagian Humas RSCM. Selama Hampir 4 jam Yang menemani kami dengan Sabar ada, dr Lia mewakili dr Risma, Ibu Mia Dari Humas dan Suster Yeni dari bagian Nicu. ~~~~~~~ Ternyata Waktu Yang Sudah Berlalu 1 tahun untuk saya, dan 2 tahun Untuk Mba Anita Belum cukup Membuat Kami Tegar Masuk Ke Ruangan Nicu. Mendengar Suara Mesin Alat alat Bantu Pernafasan dll, Juga Melihat Bayi Bayi Mungil yang ada di sana, Langsung Membuat Air Mata Kami Berulang kali Tumpah Ruah. Ingin Rasa nya Dapat Kami Membantu Semua nya. Apalagi Dengan Perawatan Yang di butuhkan Oleh mereka, Bukanlah Dengan Biaya Yang sedikit, Sedangkan Kondisi Orangtua nya Maaf, dengan Ekonomi yang Kurang Mampu. ~~~~~~~~~ Setelah beberapa Jam melihat Lihat, Akhirnya Kami Menemukan Beberapa Bayi Yang Nanti Akan Menerima Donasi bila sudah Terkumpul (Kisah Lengkap nya ada kitabisa.com/ultahtatjanadanbima) ~~~~~~~~~~~~~~~~~~ BISMILLAH... Semoga Banyak Yang Kasih Kado Ultah Untuk @tatjanadanbima yaaa.. ð���ð��� CARA NYA ; 1. Buka kitabisa.com/ultahTatjanaBima Atau Langsung Klik Link yang ada Di Bio IG ini) 2.Klik "Donasi Sekarang" 3. Pilih Rekening Sesuai Bank Kamu. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Semoga Semua ini Di lancarkan dan Banyak #OrangBaik yang Ingin berpartisipasi dan Semoga Ini Bisa Membawa Berkah Untuk Semua nya. Amin... ð���â�¤ï¸ï¿½ #tatjanadanbimaUlangTahunKe1 #TatjanadanBimaUlangTahunPertama #KadoUlangTahunTatjanadanBimaUntukPejuanNicu #20November2017 #Tatjanadanbima #thestoriesofsuryacynthia

A post shared by cynthia_lamusu (@cynthia_lamusu) on

"Ternyata waktu yang sudah berlalu 1 tahun untuk saya, dan 2 tahun untuk mba Anita belum cukup membuat kami tegar masuk ke ruangan NICU. Mendengar suara mesin alat bantu
pernapasan, juga melihat bayi-bayi mungil yang ada di sana langsung membuat air mata kami berulang kali tumpah ruah. Ingin rasanya dapat kami bantu semuanya. Apalagi dengan
perawatan yang dibutuhkan oleh mereka, bukanlah dengan biaya yang sedikit, sedangkan kondisi orangtuanya maaf, dengan ekonomi yang kurang mampu," tulis Cynthia, di akun
Instagramnya.

Setelah berkunjung ke RS, Cynthia memutuskan akan membantu dua bayi, yaitu Bunga dan Venti. Orangtua Bunga bekerja sebagai tukang cuci, sementara kedua orangtua Venti merupakan tunanetra. Sehingga mereka membutuhkan bantuan biaya untuk perawatan di NICU.

"Kami ingin membuat kegiatan yang bermanfaat dan punya arti. Salah satu acaranya yang ingin Kami Buat adalah : "KADO ULANG TAHUN TATJANA DAN BIMA UNTUK PEJUANG NICU DAN BAYI PREMATUR. Kegiatannya yaitu penggalangan donasi dari masyarakat sebagai kado ulang tahun untuk Tatjana dan Bima dan sepenuhnya donasi yang terkumpul nanti akan kami berikan untuk #PejuangNicu dan #BayiPrematur," ungkap Chynthia.

Langkah ini dilakukan Cynthia Lamusu dan Surya Saputra karena memiliki pengalaman yang sama saat kelahiran Tatjana dan Bima. Setelah dilahirkan, kondisi keduanya ternyata tak stabil dan harus dirawat di neonatal intensive care unit (NICU). Dengan penggalangan dana ini, Cynthia berharap, ulang tahun Tatjana dan Bima jadi lebih bermakna.

 

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan