Bermunculan Kluster Covid-19 di Sekolah, IDAI Perbarui Rekomendasi

Muncul di Bogor dan Solo kluster Covid-19 di sekolah setelah pembelajaran tatap muka.

Mutia Nugraheni
| 30 November 2021 12:07

Dream - Sejak beberapa bulan terakhir, sekolah mulai menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka. Sistem ini dipadukan dengan sekolah online, di mana jadwal tatap muka maksimal hanya dua jam.

Rupanya, di beberapa daerah seperti di Solo dan Bogor, setelah pembelajaran tatap muka (PTM) muncul kluster Covid-19 di sekolah. Hal ini membuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membuat rekomendasi terbaru terkait PTM yang diunggah di situs resminya IDAI.or.id

" Rekomendasi IDAI dibuat berdasarkan pengetahuan terkini mengenai COVID-19. IDAI berupaya melakukan pembaharuan rekomendasi berdasarkan data ilmiah dan situasi penyebaran COVID-19 saat ini, demi mengurangi risiko penularan COVID-19 pada anak, mengupayakan strategi pencegahan terbaik guna mencegah kesakitan dan kematian, khususnya pada kelompok usia anak," tulis IDAI.

Dalam pemutakhiran rekomendasi yang diunggah 28 November 2021, IDAI kembali menekankan anak yang wajib memakai masker saat di perjalanan dan di kelas. Untuk jarak anak anak saat berada dalam kelas adalah 1,8 meter.

IDAI juga kembali mengingatkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan di sekolah. Perilaku disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan harus dicontohkan oleh staf pengajar dan perangkat sekolah kepada murid-muridnya.

 

Selanjutnya :

Kedisplinan Tinggi

Fico Fachriza, Masuk Lingkaran Narkoba di Kalangan Komika

Jangan Lewatkan