Bentuk Kepala Bayi Tak Biasa, Ada Masalah Kesehatan?

Tengkorak bayi akan melakukan penyesuaian dengan sendirinya dalam waktu 24 hingga 72 jam.

Mutia Nugraheni
| 8 Februari 2021 12:02

Dream - Bayi yang baru lahir, terutama melalui persalinan pervaginam atau normal, memiliki bentuk kepala yang mungkin tak biasa. Ada yang lonjong, miring atau mungkin berbentuk lain. Hal tersebut pada awal kelahiran boleh dibilang normal.

" Kepala bayi bentuknya kerap aneh karena tekanan saat dilahirkan, jadi bayi keluar dengan kepala kerucut,” kata Kathleen Rowland, Profesor obstetri dan ginekologi di Rush Medical College, dikutip dari Fatherly.

Tengkorak bayi akan melakukan penyesuaian dengan sendirinya dalam waktu 24 hingga 72 jam. Dari sana, bentuk kepala bayi mulai memberikan petunjuk apakah mereka memiliki masalah bawaan atau apakah harus mendapat terapi khusus.

Kebanyakan bayi terlahir dengan titik lunak di kepalanya atau dikenal sebagai fontanel. Hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Celah dalam tengkorak bayi ini, akan menutup sepenuhnya dalam waktu dua tahun. Adanya celah tersebut untuk memungkinkan otak tumbuh optimal.

Ada juga kondisi genetik yang dikenal sebagai craniosynostosis, yaitu tidak ada cukup ruang bagi otak untuk tumbuh dan dapat mengakibatkan kepala cacat permanen, serta gangguan penglihatan dan tidur, kesulitan makan, dan masalah perkembangan mental termasuk penurunan IQ.

“ Jika bayi tidak memiliki titik lunak itu adalah masalah besar," ujar Rowland.

 

Selanjutnya :

Segera Lakukan Pemeriksaan

Drakor Racket Boys Lecehkan Indonesia, Netizen Protes

Jangan Lewatkan