Bayi Selalu Berkeringat? Cari Tahu Penyebabnya

Tak selalu menandakan adanya penyakit, bisa juga...

Mutia Nugraheni
| 1 Januari 2019 10:34

Dream - Banyak orangtua baru yang merasa khawatir saat melihat kepala bayi mereka basah penuh keringat. Pasalnya, bayi belum terlalu banyak bergerak dan diletakkan di ruangan yang sejuk.

Memang, masalah pernapasan akut kerap membuat bayi berkeringat. Namun tak semua bayi yang berkeringat mengalami gangguan kesehatan. Empat hal ini bisa jadi penyebabnya.

1. Suhu tubuh bayi
Saat kepala bayi terasa panas dibandingkan bagian tubuh lainnya, ini merupakan hal umum yang banyak terjadi. Jika ingin memeriksa suhu tubuhnya, periksalah di pipi atau di bawah dagu. Cara ini memberikan penilaian suhu tubuh yang jauh lebih akurat. Gunakan termometer agar pengukuran lebih tepat.

2. Kelenjar aktif
Seorang bayi yang baru lahir tidak memiliki kelenjar keringat aktif kecuali yang ada di kepalanya. Maka dari itu, hanya kepala yang berkeringat, bagian tubuh lainnya tidak. Jadi, bila kepala bayi berkeringat itu artinya ia merasa panas.

3. Berkeringat di malam hari
Saat tidur, bayi tidak akan banyak bergerak seperti orang dewasa. Jadi, kepala mereka berada di posisi yang sama dalam waktu lama. Hal ini menyebabkan pemanasan kepala secara berlebihan dan keringat di malam hari. Bisa juga karena bayi terlalu lama dibedong.

Jangan biarkan bayi terlalu panas sampai berkeringat berlebihan. Pasalnya hal ini dapat menyebabkan sindrom kematian bayi mendadak.

4. Berkeringat saat menyusu
Saat menyusui, kebanyakan ibu lebih suka posisi duduk. Hal ini mengharuskan ibu memegang kepala bayi secara terus-menerus dalam posisi yang sama. Telapak tangan ibu memberikan rasa hangat di kepala bayi, dan itulah sebabnya kepala bayi mungkin berkeringat saat menyusui.

Jika kepala bayi berkeringat sepanjang waktu, apalagi disertai perubahan warna di bibir seperti biru, segera konsultasikan ke dokter anak.

Laporan Mega Rasmiyati/ Boldsky

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan

Jangan Lewatkan