Bahaya Tersembunyi di Alat Makan Anak yang Berbahan Plastik

Ada beberapa wadah plastik berlabel 3,6 dan 7 yang sebaiknya dihindari.

Mutia
| 7 Agustus 2018 19:41

Dream - Material plastik seringkali dijadikan bahan utama dalam peralatan makan anak, seperti mangkuk, piring, sendok hingga gelas. Harganya yang murah, warnanya yang beragam serta tak mudah pecah membuat banyak produsen membuat alat makan anak dari bahan plastik.

Namun sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Amerika Serikat/ American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkap soal bahaya bahan plastik untuk alat makan anak. Laporan tersebut baru saja dipublikasi Agustus 2018.

Pihak AAP memperingatkan para orangtua akan bahaya menghangatkan wadah dan perkakas makan plastik di microwave. Pasalnya beberapa penelitian menemukan, bahan kimia yang ditemukan dalam pewarna makanan, bahan pengawet, dan bahan pengemasan dapat membahayakan kesehatan anak-anak.

Laporan tersebut mencatat bahaya zat-zat tertentu, seperti bisphenol, phthalates, dan nitrat yang sering ditemukan dalam bahan pengemasan makanan sangat berbahaya bagi bayi dan anak-anak.

Panas dapat menyebabkan plastik membocorkan BPA dan pthalates ke dalam makanan. Untuk itu jangan menghangatkan makanan si kecil menggunakan bahan plastik di microwave.
Jika memang ingin menghangatkan lebih baik gunakan wadah kaca atau stainless steel.

Hindari penggunaan plastik dengan kode codes 3 (phthalates), 6 (styrene), dan 7 (bisphenols) kecuali dalam terdapat label " biobased" atau " greenware" . Penting untuk lebih cermat dan teliti saat memilih dan menggunakan peralatan makan plastik.

Sumber: PopSugar

Menyusui Juga Perjuangan, Semangat Mom!

Jangan Lewatkan