Anak Mulai Penasaran dengan Sashimi, Kapan Boleh Makan?

Sajian mentah ini kerap membuat anak penasaran.

Mutia Nugraheni
| 15 Desember 2020 10:05

Dream - Menu sashimi biasanya jadi favorit saat kita makan di restoran Jepang. Irisan ikan mentah namun segar disajikan dalam potongan kecil dengan saus shoyu yang begitu gurih.

Rasanya begitu segar dan 'meleleh' di lidah. Melihat orangtuanya menyantap sashimi, mungkin anak penasaran akan rasanya. Sayangnya hidangan ini memang tak direkomendasikan bagi anak karena tidak dimasak.

Pada anak yang sensitif, bisa memicu masalah pencernaan hingga keracunan. Makanan mentah seperti sashimi bisa saja terkontaminasi oleh bakteri, virus, atau parasit. Anak yang mengonsumsi makanan mentah terkontaminasi akan mengalami gejala mirip dengan flu perut, sehingga sulit dideteksi.

Pada dasarnya, saat memasuki usia 2-3 tahun, sistem kekebalan tubuh anak belum bekerja dengan sempurna. Nah, saat memasuki usia 4-6 tahun, sistem kekebalan tubuhnya baru mulai bekerja seperti orang dewasa dan akan terus berkembang sepanjang pubertas.

Atas dasar itu, meski belum ada aturan baku, ahli kesehatan menyarankan makanan mentah sebaiknya diberikan saat anak telah memasuki usia 5 atau 6 tahun. Demia mencegah efek keracunan makan sashimi pada anak, berikut ini beberapa trik yang bisa dilakukan.

 

 

Selanjutnya :

Simpan dengan Tepat

Putus dari Kaesang, Felicia Tissue Menyinggung Keluarga Presiden

Jangan Lewatkan