Anak 2 Tahun Sadar dari Koma Setelah Alat Bantu Dilepas

Dokter mulai mencopot alat bantu Dylan secara bertahap. Anehnya...

Mutia Nugraheni
| 8 April 2018 17:32

Dream - Keajaiban kehidupan boleh dibilang terjadi pada, Dylan Askin. Bocah berusia 2 tahun asal Inggris ini memiliki penyakit langka. Hal itu membuatnya koma selama berhari-hari.

Demi bisa bertahan hidup, Dylan sangat bergantung pada alat bantu pernapasan. Jika alat tersebut dilepas, Dylan bakal meninggal dunia. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Setelah alat bantu dilepas, Dylan malah sadar dari koma.

" Aku bukanlah orang yang terlalu relijius, tapi aku berpikir itu adalah sebuah keajaiban," ucap Kerry Askin, ibu Dylan, bercerita tentang pengalaman anaknya tersadar dari koma.

Dylan yang kini berusia 4, didapuk menjadi model poster untuk CLIC Sargent, badan amal yang membantu keluarga dengan anak pengidap kanker. Hal itu dilakukan karena badan amal tersebut yang membantu keluarga Dylan ketika bocah itu sakit.

Dua tahun lalu nyawa Dylan nyaris melayang karena Langerhans cell histiocytosis (LCH), penyakit langka yang memengaruhi paru-paru. Dylan kemudian dilarikan ke rumah sakit di Hari Natal 2015 setelah kesulitan bernapas.

Ada kista di paru-paru
Dokter menemukan, ada kista yang menutupi paru-parunya dan bocah itu mengalami gagal fungsi paru. Dylan didiagnosis LCH, namun kondisinya semakin parah setelah dia terkena pneumonia.

Jumat 2016, orangtua Dylan bersiap mengucapkan selamat tinggal selamanya pada bocah itu. Kondisinya semakin memprihatinkan. Mereka diberi tahu bahwa kemungkinannya Dylan tak akan selamat.

Semua alat telah dijalankan maksimal dan tetap beroperasi. Semua anggota keluarga pun telah hadir untuk mengucapkan salam perpisahan, termasuk kakak Dylan.

Alat bantu dilepas
Keesokan harinya, dokter mulai mencopot alat bantu Dylan secara bertahap. Anehnya, detak jantung bocah itu malah menjadi normal.

" Kami lalu berkata, 'Setop, dia masih berjuang'. Lalu kadar oksigennya mulai meningkat dan dia mulai kembali sadar. Saat Paskah di Minggu, kondisinya sudah cukup stabil sehingga aku merasa bisa sedikit santai. Aku sangat percaya bahwa yang dialaminya adalah keajaiban Paskah," ungkap Kerry seperti dikutip dari New York Post.

Dylan diperbolehkan pulang setelah menjalani rawat inap sebulan usai siuman. Dia pun telah menjalani kemoterapi hingga Juli 2017.

Sumber: Dyah Puspita Wisnuwardani/ Liputan6.com

Streaming Catat! Ini Cara Menyimpan Uang Rp75 Ribu Agar Tak Mudah Rusak

Jangan Lewatkan