Aman Menyusui Saat Alami Osteoporosis

"Kini banyak perempuan yang menunda memiliki anak dan baru saja melahirkan di usia lanjut".

Mutia Nugraheni
| 4 Juli 2018 16:04

Dream - Banyak ibu yang ingin memberikan nutrisi terbaik untuk buah hatinya melalui ASI, karena memang asupan gizi paling berkualitas. Namun hal ini tak semudah yang dibayangkan. Salah satu hal bisa menghambat pemberian ASI adalah kondisi kesehatan ibu.

Seperti penyakit osteoporosis atau pengeroposan tulang. Penyakit satu ini sering dianggap hanya menyerang orang yang berusia lanjut. Sebenarnya banyak juga yang perempuan di usia produktif yang mengalami pengeroposan tulang.

Lalu bagaimana jika seorang ibu yang memiliki riwayat penyakit pengeroposan tulang ingin menyusui, apakah berbahaya untuknya? Sangat penting bagi ibu untuk berkonsultasi dengan dokter, baik dokter kandungan atau konselor laktasi.

" Kini banyak perempuan yang menunda memiliki anak dan baru saja melahirkan di usia lanjut. Mereka yang memiliki masalah tulang seperti fraktur atau osteoporosis harus berkonsultasi dengan rutin dan intensif pada dokter," ungkap Shonte Terhune-Smith, seorang konselor laktasi.

Kondisi osteoporis tiap orang berbeda, tapi memang selama menyusui 'cadangan' tulang ibu diambil oleh bayi. Kalsium dalam tubuh ibu akan berkurang cukup drastis selama menyusui sehingga levelnya menjadi sangat rendah. Hal ini tentu akan memperparah kondisi pengeroposan tulangnya.

" Terapi obat-obatan bisa dilakukan untuk mencegah osteoporosis menjadi lebih parah. Untuk itu penting berkonsultasi rutin dan memberitahu dokter bahwa ibu sedang menyusui. Hal ini agar diberikan jenis obat yang aman untuk bayi" kata Shonte.

Penting juga memperhatikan asupan berkalsium tinggi sebelum hamil, saat hamil dan saat menyusui. Ibu bisa mengonsumsi susu, yogur, kacang almond yang memiliki kadar kalsium tinggi atau mengonsumsi suplemen kalsium agar kesehatan tulang tetap terjaga.

Sumber: Pop Sugar

Ria Irawan Larang Rano Karno Jenguk Dirinya, Kenapa?

Jangan Lewatkan