Ada Aturan di Kemasan Popok Sekali Pakai, Sudah Tahu?

Ketahui fakta-fakta yang mungking belum Anda ketahui seputar popok sekali pakai.

Mutia Nugraheni
| 2 Mei 2017 10:03

Dream - Popok sekali pakai (diapers) jadi benda yang sangat mempermudah orangtua. Bayangkan dahulu tak ada diapers, orangtua harus bangun tengah malam saat bayi buang air kecil atau air besar.

Belum lagi kasur yang beraroma tak sedap. Dengan adanya diapers, bayi pun tidur lebih nyaman, begitu juga orangtua. Tapi tahukah Anda kalau ada aturan, harus membersihkan diapers sebelum membuangnya? Lalu, butuh ratusan tahun agar materialnya terurai dengan baik di alam?

Ketahui fakta-fakta yang mungking belum Anda ketahui seputar popok sekali pakai.

Siram bagian dalam
Tidak banyak para orangtua tahu tentang kebijakan ini. Sebenarnya pada kemasan popok ada petunjuk kalau kotoran dalam popok harus dibuang ke dalam toilet terlebih dahulu sebelum
dimasukkan ke tempat sampah. Tapi kebanyakan para orangtua langsung membuangnya begitu saja. Hasilnya hanya 0.5% dari popok sekali pakai tersebut yang bisa didaur ulang, sisanya
berakhir di tempat pembuangan akhir.

Penemu popok
Tidak ada yang tahu siapa penemu ide brilian ini, tapi sebuah penelitian menemukan bahwa seorang Ibu pada era PD II berinovasi membuat desain popok karena kekurangan kapas yang
kemudian digunakan untuk balita. Marion Donovan yang menciptakan popok sekali pakai pertama pada 1950 menggunakan tirai shower untuk plastik pembungkusnya dan lapisan tisu
sebagai isiannya.

Butuh waktu berabad-abad
Tidak ada yang tahu pastinya berapa lama waktu agar popok sekali pakai bisa terurai. Penelitian memperkirakan berdasarkan dari material popoknya, agar bisa benar-benar terurai
membutuhkan waktu sekitar 250-500 tahun.

Penghasil limbah rumah tangga terbesar
Popok sekali pakai adalah penghasil ketiga limbah terbesar di tempat pembuangan sampah. Dan faktanya, 50% sampah rumah tangga dihasilkan dari popok sekali pakai. Padahal untuk membuat popok sekali pakai, setahunnya bisa menggunakan lebih dari 300 pons kayu, 20 pons klorin, dan 50 pons minyak.

Bisa digunakan untuk hal-hal lain
Jika buku Anda ketumpahan minuman, Anda bisa menggunakan popok dengan cara meletakkanya diantara halaman yang basah lalu taruh di depan kipas atau jemur di bawah matahari. Karena gel pada popok akan meresap kelembaban yang dihasilkan pada minuman yang tadi.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya

Sumber: Momooze

 

 

Topik Terkait :

Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya

Jangan Lewatkan