4 Trik 'Baby Safety' yang Sering Terabaikan

Kecelakaan bisa terjadi kapan pun pada siapa pun termasuk pada si kecil.

Mutia
| 11 Februari 2018 12:37

Dream - Menjaga keamanan si kecil memang bukan perkara mudah. Kesalahan dan kelalaian sedikit saja berakibat fatal. Anak bisa jatuh, terbentur, tergores, bahkan terkena luka bakar. Memang, kecelakaan bisa terjadi kapan pun pada siapa pun.

Tapi tugas kita sebagai orangtua memastikan hal-hal di sekeliling si kecil dalam kondisi yang baik. Nah, berikut hal-hal yang sering terabaikan saat menjaga keamanan si kecil.

- Info darurat
Pastikan ada informasi dasar pada tas si kecil yang selalu dibawanya atau dimasukkan ke saku celana/ jaketnya. Informasi ini bisa dituliskan di kertas, berisi kontak orangtua, alamat yang bisa didatangi, serta info dasar soal kondisi kesehatannya. Misalnya golongan darah dan jika ia memiliki alergi pada zat tertentu.

- Mengunci tali pengaman
Tali-tali pengaman di car seat, bangku, mainan dan berbagai alat bayi dibuat bukan cuma untuk hiasan. Tapi untuk melindunginya dari risiko jatuh. Jadi pastikan jika terdapat tali pengaman pada tempat yang diduduki anak, pasang dengan benar. Jangan lupa menyesuaikannya agar anak merasa nyaman.

- Ketahui makanan yang berbahaya
Anda tentunya ingin si kecil mudah beradaptasi dengan memakan berbagai makanan yang biasa dimakan keluarga. Tapi pastikan makanan yang diberikan cukup aman untuknya. Hindari memberi balita makanan yang setengah matang, keju tua atau makanan laut yang risiko alerginya sangat tinggi. Terutama jika si kecil punya riwayat alergi.

- Lemari terpasang dengan baik
Salah satu pemicu yang paling sering kecelakaan anak di rumah adalah, anak tertimpa benda berat. Seperti lemari, kabinet, laci dan televisi yang dipasang di tembok. Untuk itu pastikan semua barang-barang tersebut terpasang dengan baik. Jika sedikit goyang, segera kencangkan. Jangan ambil risiko.

Sumber: Fit Pregnancy

Topik Terkait :

Sheila On 7 Nostalgia Foto Lama

Jangan Lewatkan