3 Perawatan Kulit yang Terpaksa Harus Ditinggalkan Saat Hamil

Ada beberapa prosedur kecantikan yang memang tak dianjurkan dilakukan pada ibu hamil.

Mutia Nugraheni
| 11 Maret 2017 12:52

Dream - Kehamilan mau tak mau membuat ibu melakukan banyak penyesuaian. Termasuk dalam hal perawatan kulit sehari-hari. Ada beberapa prosedur kecantikan yang memang tak dianjurkan dilakukan pada ibu hamil.

Begitu juga penggunaan produk kosmetik dengan kandungan tertentu. Dikhawatirkan, zat aktif dalam produk tersebut bisa masuk ke dalam aliran darah dan berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan janin.

Chemical peeling
Peeling atau scrubbing memang sangat dianjurkan untuk dilakukan secra teratur. Tetapi selama kehamilan hindari melakukan prosedur chemical peeling. Pasalnya, pembersihan kulit mati ini mengandalkan zat kimia berbahan keras yang dikhawatirkan memapari aliran darah dan membahayakan janin. Anda bisa beralih menggunakan peeling alami yaitu scrub lembut alotion pembersih untuk mengangkat sel kulit mati.

Laser
Tahi lalat, kutil atau flek dan beberapa keluhan kulit lainnya bisa diatasi dengan laser. Untuk melakukan prosedur ini kadang dibutuhkan obat pereda rasa sakit atau bahkan anastesi. Rasa nyeri yang muncul selama prosedur laser bisa memicu kontraksi. Sebaiknya tunda dulu melakukan prosedur ini hingga bayi lahir.

Perawatan kerutan
Untuk sementara simpan dulu obat-obat antikerut di laci. Pasalnya, produk perawatan kulit tersebut biasanya mengandung retinol, salicylic dan glycolic acids yang memang berfungsi menjaga kulit tetap kenyal dan cerah.

Tapi sayangnya paparan zat tersebut bisa menimbulkan risiko gangguan pada janin. Jika memang ingin menggunakan produk perawatan pilih yang formulanya ringan dan akan lebih baik jika konsultasikan dulu dengan dokter kandungan Anda.

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone

Jangan Lewatkan