3 Langkah Membuat Tidur Tetap Nyenyak Saat Hamil

Perubahan fisik serta level kecemasan membuat ibu hamil sulit tidur.

Mutia Nugraheni
| 1 Oktober 2018 14:11

Dream - Saran yang sering dilontarkan banyak orang saat tahu Anda sedang berbadan dua adalah " tidurlah sebanyak dan senyenyak mungkin sebelum bayi lahir" . Hal ini ada benarnya, karena saat bayi lahir ibu akan sangat sulit beristirahat dengan tenang.

Sayangnya saat hamil, salah satu yang sering dikeluhkan para ibu adalah sulit untuk tidur. Terutama, mereka yang tengah hamil besar atau memasuki trimester ketiga kehamilan.

Menurut National Sleep Foundation, hingga 78% ibu melaporkan gangguan tidur selama kehamilan. Perubahan fisik tentu dapat mengganggu kualitas tidur. Hal lain yang juga membuat ibu sulit tidur adalah level kecemasan begitu tinggi menghadapi persalinan dan memikirkan penyesuaian setelah bayi lahir.

Sebagai panduan, cobalah cermati masalah tidur di tiap trimester kehamilan, beserta cara menyiasatinya berikut.

Trimester pertama
Berkat progesteron dan peningkatan kadar hormon, ibu justru akan sangat mudah mengantuk di trimester pertama yaitu ketika usia kandungan 0 hingga 12 minggu. Tidur siang sangat dianjurkan tapi jangan tidur setelah jam 16.00. Hal ini sore, karena ini dapat membuat Anda lebih sulit tidur di malam hari. Jika merasa mual di malam hari atau di pagi hari, simpan beberapa biskuit di kamar dan air putih.

Trimester kedua
Tidur akan sering terganggu karena frekuensi buang air kecil yang sangat sering dan kadang muncul kontraksi palsu. Untuk tidur kembali, cobalah minum susu hangat atau pakai aromaterapi yang menenangkan.

Kram kaki juga sering muncul. Disarankan untuk mengonsumsi pisang secara rutin karena mengandung zat tryptophan.Zat tersebut diubah menjadi serotonin dan dapat membantu ibu rileks. Tidurlah menghadap kiri dengan menaruh bantal/ guling di punggun dan perut.

Trimester ketiga
Di trimester ini ibu makin sering terbangun untuk buang air kecil karena kandung kemih semakin tertekan. Hindari minum terlalu banyak air setelah jam 19.00. Ras sesak juga kerap muncul, cobalah untuk sediakan oksigen kalengan yang bisa digunakan setiap saat.

Rasa sesak tersebut biasanya karena tendangan janin atau naiknya asam lambung. Gunakan juga bantal dan guling di beberapa titik tubuh untuk menyangga. Nyalakan aromaterapi yang bisa membantu ibu tidur lelap.

Sumber: Baby and Co

Live Streaming Lebaran From Home by Coca-Cola x KLY

Jangan Lewatkan