3 Cara untuk Mengetahui Puncak Masa Subur

Mengetahui masa subur atau ovulasi adalah hal yang sangat penting saat jalani program kehamilan.

Mutia Nugraheni
| 31 Oktober 2018 16:12

Dream - Sahabat Dream, sedang menjalani program kehamilan? Jika iya, maka mengetahui masa subur atau ovulasi adalah hal yang sangat penting. Dikutip dari Alo Dokter, ovulasi sendiri adalah proses ketika sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari ovarium ke tuba falopi untuk dibuahi.

Saat tahu masa subur, maka calon ayah dan ibu bisa melakukan hubungan intim, untuk meningkatkan kemungkinan hamil. Pasalnya, hanya ada waktu singkat di masa subur untuk 'mempertemukan' sel sperma dan sel telur yang sudah matang.

Ada tiga cara untuk mengetahui puncak masa subur, yaitu melalui tes ovulasi. Untuk tes ini, bisa menggunakan alat yang banyak dijual di pasaran. Bisa juga menganalisis suhu tubuh, ketahui detailnya.

1. Tes urine
Melakukan tes ini sangat mudah. Ada alat yang cukup dicelup ke urine. Saat masa subur, ada peningkatan hormon luteinizing (LH) di urine. Dari tes tersebut maka bisa dengan mudah diketahui jika level LH tinggi. Dokter merekomendasikan untuk berhubungan seksual 3 hari sebelum ovulasi, hingga 3 hari setelahnya. Pasalnya sel sperma bisa bertahan hingga 5 hari di serviks.

2. Suhu tubuh
Jika tak ada alat untuk tes, bisa juga dengan mencatat suhu tubuh atau basal body temperature (BBT). Suhu tubuh normal rata-rata perempuan yaitu, 36,1 derajat celcius hingga 36,4 derajat celcius. Saat sel telur matang dan di masa ovulasi suhu tubuh meningkat antara 36,4 derajat celcius hingga 37 derajat celcius.

3. Tes air liur
Ada juga alat tes air liur untuk mengetahui kondisi hormon saat ovulasi. Air liur diteteskan di wadah kaca kemudian dilihat melalui mikroskop.

Sumber: Alodokter/ Todays Parent

Topik Terkait :

Laksanakan Wasiat, Alvin Faiz dan Adiknya Jadi Imam Solat Jenazah Ustaz Arifin Ilham

Jangan Lewatkan