2 Penyakit Langka Ini yang Merenggut Nyawa Adam Fabumi

Sejak dalam kandungan Adam sudah divonis terkena Dandy-Walker syndrome, kemudian setelah pemeriksaan lebih lanjut ia juga mengalami Trisomy 13.

Mutia Nugraheni
| 23 November 2017 15:56

Dream - Adam Fabumi Kamaludin. Hidupnya di dunia memang hanya 7 bulan. Pada Rabu 22 November 2017, bocah lucu itu menghembuskan napas terakhirnya. Meski demikian, banyak orang menyayangi dan terinspirasi dengan perjuangan Adam untuk bertahan hidup.

Lahir pada 24 April 2017 lalu, Adam sejak dalam kandungan memang sudah memiliki kelainan bawaan. Dikutip dari laman Kitabisa.com, kelainan tersebut sudah diketahui oleh Ratih, ibunda
Adam dari pemeriksaan dokter saat kandungannya masih 5 bulan. Kelainan itu bernama Dandy-Walker syndrome. Apa itu?

 

Pagi om tanteee.. maaf seharian kemaren aku ga update2.. dari kemaren aku lg ga enak badan bgt ð��· tiba2 badanku demam trs pas kemaren periksa ke oma dokter katanya sih aku kena virus flu.. ð�¤§ makanya produksi lendirku lagi lumayan banyak ð�¤§ð��· om tante semua pada jaga kesehatan yaa, cuaca belakangan ini juga emg lagi ga ok nih ð��� • • Btw om tante pada sadar gasih antena sticker lebahku ilang satu? Ga penting sih.. cuman mau fyi aja ð��� #salamkenyot #trisomy13 #patausyndrome #littlewarrior

A post shared by Adam Fabumi Kamaludin (@adamfabumi) on

Dandy-walker syndrome merupakan penyakit langka karena terjadi 1 diantara 25.000 hingga 30.000 kelahiran. Pemicunya bukan dari virus atau bakteri. Syndrome tersebut bisa terjadi
karena kelainan genetik saat pembelahan sel.

Kelainan dandy-walker syndrome terjadi pada otak kecil dan berdampak pada membesarnya ventrikel keempat di otak. Ventrikel ini berupa saluran kecil yang memungkinkan cairan
mengalir bebas di antara area otak bagian atas dan bawah serta sumsum tulang belakang secara sebagian atau seluruhnya.

Kondisi tersebut akan memicu terbentuknya kista di dekat dasar internal tengkorak. Dengan pertumbuhan yang tidak normal maka aliran cairan otak akan terganggu dan menumpuk.
Efeknya sangat sistemis pada tubuh.

Seperti dikutip dari Dandy-walker.org, syndrome ini akan menimbulkan gangguan pada area lain dari sistem saraf pusat termasuk tidak adanya serat syaraf di bawah korteks di otak (corpus callosum) malformasi pada jantung, wajah, tungkai, jari tangan dan jari kaki.

 

Hi om tanteee.. Alhamdulillah aku ada kabar bagus lagi nih!! Hari ini aku ketemu sama tante dokter untuk USG panggul dan kepala ku. Ternyata otak kecil ku yang dulu ukuran nya sangat kecil, sekarang berkembang dan sudah mulai mengisi rongga kepala ku yeaaay.. ð��� pantesan tiap hari aku ngerasa makin pinter dan tambah ganteng ð��� btw gimana baju robek2 kekinian-ku?? Keren kaaaan ð��� • • Sekali lg makasih bgt buat om tante yang selalu doain kesembuhanku.. Aku percaya kondisi ku membaik berkat bantuan doa dari om tante semuaa ð���‍â��ï¸ï¿½ #salamkenyot #trisomy13 #patausyndrome #littlewarrior

A post shared by Adam Fabumi Kamaludin (@adamfabumi) on

Setelah Adam lahir, ternyata ia memang memiliki beberapa kelainan pada organ vitalnya. Seperti kelainan jantung bawaan (VSD, ASD & PDA), infeksi paru-paru, pembesaran saluran ginjal dan laringomalasia (kelainan bawaan di daerah laring yaitu saluran napas di bawah tenggorokan). Jari tangan dan kakinya juga berjumlah 6.

Kondisi tersebut memang khas dialami anak-anak yang terkena Dandy-Walker syndrome. Dengan kondisi tersebut, dokter yang menangani Adam pernah mengungkap kalau bocah itu hanya mampu bertahan hidup hingga 1 tahun. Tapi orangtua Adam, Ratih dan Ludi tetap ingin mempertahankan dan merawat Adam.

Selanjutnya :

Adam juga memiliki kelainan Patau Syndrome atau Trisomy 13

Fimelahood From Home X Instaperfect By Wardah : Unlocking The Oportunities

Jangan Lewatkan